BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengucapkan selamat ulang tahun kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan cara yang tak biasa.
Lewat unggahan Instagram @presidenrepublikindonesia pada Rabu (1/10/2025) malam, Prabowo menyampaikan pesan singkat yang dibalut dalam satu foto hitam putih.
“Selamat ulang tahun Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka,” tulis Prabowo dalam caption-nya.
Foto tersebut menampilkan Gibran, mengenakan setelan jas formal, tanpa latar momen kebersamaan atau simbol kenegaraan.
Gambar diedit dalam nuansa monokrom, menciptakan kesan sunyi dan formal. Tidak ada emoji, tidak ada tag akun Gibran, dan tidak ada foto bersama.
Unggahan itu langsung memicu reaksi publik.
Hingga malam hari, postingan tersebut telah mendapat 58.115 likes dan sejumlah komentar netizen yang beragam, dalam dua jam unggahan.
Sebagian netizen menyampaikan doa dan pujian:
“Selamat ulang tahun mas Gibran, Gibran datang membawa cinta, kedamaian, salut sama perjalanan hidupnya, mental pejuang,” tulis akun @syahputra17.
“Wishing you a blessed birthday, Our Vice President ❤️,” tulis akun @alkitabsatumenit.
Namun, ada juga yang menyelipkan sindiran, terutama soal janji kampanye Pilpres 2024 tentang pembukaan 19 juta lapangan kerja:
“Horee traktirannya 19 JT lapangan pekerjaan… tapi bohong ????,” tulis akun @ambolajamirn.
“Innalilahi wa innailaihi rojiun,” tulis akun @adiprtmaaaa_.
Bahkan, ada yang mempertanyakan pilihan warna foto yang diunggah Prabowo:
“Kok hitam putih, kirain ucapan bela sungkawa,” tulis akun @iitzfikri.
Sementara pada akun resmi Gibran @gibran_rakabuming tidak menampilkan unggahan foto maupun video terkait ulang tahunnya yang ke-38.
Baca Juga:
Unggahan terakhir di akun tersebut tercatat pada 27 Agustus 2025 berupa poster film animasi Panji Tengkorak buatan anak negeri.
Diketahui, Gibran lahir di Surakarta pada 1 Oktober 1987. Kini dia menjabat Wakil Presiden RI mendampingi Prabowo Subianto, setelah pencalonannya dalam Pilpres 2024 lolos lewat putusan Mahkamah Konstitusi yang mengubah syarat usia.
Saat itu, Gibran belum genap 40 tahun, namun dinyatakan memenuhi syarat karena pernah menjabat kepala daerah.
Putusan MK tersebut belakangan dinyatakan cacat etik oleh Majelis Kehormatan karena melibatkan pelanggaran berat dari Ketua MK saat itu, Anwar Usman—paman Gibran.
Salah satu janji kampanye Gibran yang kini kembali disorot publik adalah pembukaan 19 juta lapangan kerja, yang disebut dalam beberapa komentar sebagai “traktiran ulang tahun”.
Meski hanya satu foto dan satu kalimat, unggahan Prabowo menyisakan banyak tafsir. Di tengah sorotan publik soal gaya komunikasi elite, relasi politik, dan janji kampanye, satu postingan bisa berbicara lebih dari seribu kata.
(Anisa Kholifatul Jannah)











