GOAT UFC Bongkar Satu-satunya Cara Mengalahkan Islam Makhachev

Jadi Juara Dua Divisi, Islam Makhachev Incar Kamaru Usman
Islam Makhachev. (UFC)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — George St-Pierre sosok yang oleh banyak pihak dianggap sebagai GOAT UFC, angkat bicara membedah satu-satunya cara realistis untuk mengalahkan Islam Makhachev.

Seperti diketahui, Makhachev tengah berada di puncak MMA. Setelah menaklukkan Jack Della Maddalena di UFC 322 dan merebut sabuk kelas welter, petarung asal Dagestan itu kini menyandang status juara ganda sekaligus kembali bertengger di peringkat satu pound for pound UFC.

Bagi GSP, kunci melawan Makhachev bukan sekadar keberanian atau kekuatan fisik.

Pertarungan melawan Islam, menurutnya, adalah soal disiplin, pertahanan tingkat tinggi, dan kesabaran ekstrem.

“Untuk mengalahkan Islam Makhachev, Anda membutuhkan seseorang yang mampu menandingi kemampuan gulatnya,” ujar St-Pierre, dikutip dari MMAJunkie, Minggu (21/12/2025).

“Entah itu dengan menghentikan upaya takedown-nya, atau jika terjatuh, mampu bangkit kembali. Dan satu hal penting: jangan mencoba melawannya di posisi yang dia inginkan, tambahnya.”

Pernyataan itu terdengar sederhana, bahkan klise. Namun justru di situlah letak pesan GSP.

Banyak petarung tahu teori tersebut, tetapi sangat sedikit yang mampu mengeksekusinya selama lima ronde penuh di bawah tekanan tanpa henti ala Makhachev.

Jack Della Maddalena, yang dikenal memiliki pertahanan solid dan serangan balik berbahaya, menjadi contoh terbaru. Dalam duel lima ronde di UFC 322, JDM dipaksa bermain di zona tidak nyaman.

Upaya bangkitnya dipatahkan, ruang menyerangnya dipersempit, dan perlahan-lahan ia kehilangan kendali tempo. Skor mutlak 50-45 dari tiga juri menjadi gambaran betapa dominannya Islam malam itu.

Namun GSP menilai, secara historis, Islam pernah dibuat tidak nyaman.

Nama Mansour Barnaoui pun kembali diangkat ke permukaan. Petarung asal Prancis itu pernah menghadapi Makhachev pada 2013 di M-1 Challenge 38.

Meski kalah lewat keputusan bulat, gaya bertarung Barnaoui dinilai GSP sebagai contoh paling mendekati “resep ideal” menghadapi sang juara.

“Ada satu petarung yang pernah memberinya banyak masalah,” kata GSP.

“Dia rekan latihan saya, namanya Mansour Barnaoui. Jika Anda menonton pertarungan itu, hasilnya sebenarnya bisa saja berbeda. Cara dia melawan Makhachev adalah cara yang seharusnya diikuti,” katanya.

Pernyataan tersebut bukan klaim kosong. Barnaoui dikenal memiliki kemampuan grappling defensif yang disiplin, scramble yang cepat, serta keberanian untuk berdiri kembali alih-alih bertahan pasif di bawah tekanan.

Meski kariernya tak berkembang seperti Islam, blueprint yang GSP tunjukkan tetap relevan hingga hari ini.

Ironisnya, jalan karier keduanya kini berada di dua dunia berbeda. Islam Makhachev telah menjelma menjadi ikon dominasi modern UFC dengan rekor nyaris sempurna, sementara Barnaoui tak pernah kembali ke panggung elite yang sama. Dan Islam sendiri sudah menegaskan tak tertarik membuka ulang bab lama tersebut.

Baca Juga:

Islam Makhachev Keras Kepala Pilih Kamaru Usman, Masvidal: Duel Paling Berisiko!

Lupakan 2 Sabuk, Pertarungan Islam Makhachev Membosankan untuk Kelas UFC

Fokus Makhachev kini mengarah ke Kamaru Usman

Keinginannya menghadapi mantan raja welter itu memicu perdebatan panas. Sebagian pihak, termasuk Belal Muhammad, menilai Usman tak pantas mendapat kesempatan titel.

Namun dari sudut pandang teknis, duel ini justru menarik. Usman adalah petarung dengan basis gulat defensif elit, kekuatan fisik luar biasa, dan pengalaman menghadapi tekanan level juara.

Jika mengikuti logika GSP, justru petarung dengan profil seperti inilah yang berpotensi membuat Islam Makhachev keluar dari zona nyaman.

Apakah itu berarti era dominasi Makhachev akan segera berakhir? Tidak juga. Namun satu hal kini semakin jelas: Islam Makhachev bukan petarung tanpa celah. Dibutuhkan petarung dengan disiplin ekstrem, pertahanan gulat kelas dunia, dan mental baja untuk benar-benar mengujinya.

Dan ketika George St-Pierre berbicara soal blueprint kemenangan, dunia MMA tahu satu hal—itu bukan sekadar opini, melainkan peringatan.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru