BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – HP memamerkan sebuah perangkat konsep bernama HP EliteBoard G1a dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026. Mengusung pendekatan desain yang tak lazim, seluruh komponen PC pada perangkat ini ditempatkan di dalam bodi keyboard, mengingatkan pada komputer klasik era awal seperti Commodore 64. Meski demikian, HP menegaskan bahwa unit tersebut masih berstatus prototipe dan belum diumumkan sebagai produk komersial.
Dalam sesi demonstrasi di area pameran, EliteBoard G1a diperlihatkan sebagai solusi kerja fleksibel untuk skema “dock to dock”, yakni pola kerja yang memungkinkan pengguna berpindah antara rumah dan kantor hanya dengan membawa satu perangkat inti. Pengguna cukup menghubungkan keyboard-PC ini ke docking station di lokasi tujuan untuk langsung terhubung ke monitor, perangkat input tambahan, serta jaringan kerja.
HP menampilkan dua varian konsep, yakni versi berbasis USB dan model dengan baterai internal. Pada unit demo, perangkat tetap aktif dan terhubung ke jaringan nirkabel meski dilepas dari sumber daya eksternal. Fitur ini ditujukan untuk mendukung mobilitas pekerja yang menginginkan alternatif selain laptop konvensional.
Spesifikasi Unit Demo
Berdasarkan informasi yang disampaikan HP di pameran, prototipe EliteBoard G1a ditenagai prosesor AMD Ryzen AI 300 series, dengan dukungan memori hingga 64 GB RAM dan penyimpanan hingga 2 TB. Seluruh komponen utama, termasuk RAM, SSD, serta modul keyboard, dirancang user-accessible dan dapat diganti dengan membuka beberapa sekrup.
HP juga memperlihatkan bahwa keyboard full-size dengan numpad pada perangkat ini bersifat modular dan dapat dilepas, sehingga memudahkan perawatan dan pengelolaan oleh tim IT perusahaan. Pendekatan ini menegaskan bahwa EliteBoard G1a diposisikan sebagai solusi enterprise, bukan perangkat konsumen massal.
Perlu dicatat, spesifikasi tersebut merujuk pada unit pameran dan masih dapat berubah apabila perangkat ini melangkah ke tahap produksi.
Konsep Mobilitas Kerja
Menurut HP, konsep EliteBoard G1a dirancang untuk pekerja dengan dua titik kerja tetap, seperti rumah dan kantor. Dengan hanya membawa unit keyboard-PC, pengguna tidak perlu memindahkan laptop atau CPU desktop terpisah. Cukup mencolokkan perangkat ke docking station yang tersedia, sistem kerja langsung siap digunakan.
Dalam skenario demonstrasi, EliteBoard G1a juga ditampilkan mampu menyalakan monitor portabel melalui koneksi USB-C yang bersumber dari baterai internal. Namun, fitur tersebut masih berada dalam tahap uji coba terbatas dan bergantung pada kompatibilitas perangkat pendukung.
Masih Prototipe, Belum Ada Harga
HP menegaskan bahwa EliteBoard G1a saat ini masih berupa perangkat konsep dan rencananya akan ditawarkan lebih dulu ke segmen enterprise. Hingga kini, perusahaan belum mengumumkan jadwal rilis, harga, maupun kepastian ketersediaannya untuk konsumen umum.
Dengan status tersebut, seluruh aspek desain, fitur, dan spesifikasi masih berpotensi berubah. HP juga belum merinci skenario penggunaan di luar lingkungan korporasi.
Arah Desain yang Berbeda
Konsep PC yang terintegrasi di dalam keyboard sejatinya bukan hal baru dalam sejarah komputasi, namun jarang diadopsi dalam desain modern. Melalui EliteBoard G1a, HP tampak mencoba menghidupkan kembali pendekatan tersebut dengan memadukannya bersama komponen kelas laptop, dukungan AI, serta fleksibilitas kerja masa kini.
Apabila kelak masuk tahap produksi, EliteBoard G1a berpotensi menjadi alternatif menarik bagi perusahaan yang ingin menyederhanakan perangkat kerja karyawan. Namun untuk saat ini, perangkat tersebut masih berada pada tahap eksplorasi desain dan uji respons pasar.
(Magang UIN Sunan Gunung Djati/Fathir Fahrezi Fardiansyah)







