JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus dijalankan dengan kepemimpinan teladan, profesional, dan berintegritas. Ia menekankan, tidak boleh ada ruang bagi pemimpin yang tidak kompeten dan tidak memahami tugasnya.
Hal itu disampaikan Prabowo saat menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-80 yang berlangsung di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu (5/10/2025).
“Kepemimpinan di TNI harus kepemimpinan keteladanan, harus kepemimpinan Ing Ngarso Sung Tulodho, harus memberi contoh di depan. Tidak ada tempat untuk pemimpin-pemimpin yang tidak kompeten, yang tidak profesional, yang tidak mengerti tugasnya,” tegas Prabowo.
Prabowo mengingatkan, seluruh jajaran pimpinan TNI di berbagai tingkatan untuk terus membina diri sekaligus menjadi teladan bagi prajurit. Menurutnya, kepemimpinan yang baik hanya bisa diwujudkan apabila para komandan di lapangan memberi contoh nyata dalam disiplin, tanggung jawab, dan pengabdian.
“Saya ingatkan semua unsur pimpinan TNI dan setiap eselon, setiap tingkat harus selalu membina diri dan harus selalu memberi contoh,” ujarnya.
Baca Juga:
Polemik Beda Harga Gas LPG 3 Kg Purbaya vs Bahlil, Mana yang Akurat?
Update Hari Ketujuh: Korban Tewas Ponpes Al Khoziny Jadi 37 Orang
Evaluasi Pemimpin di Tubuh TNI
Prabowo menyebut, bahwa evaluasi terhadap kualitas kepemimpinan di tubuh TNI harus dilakukan secara berkelanjutan. Ia pun memerintahkan Panglima TNI dan para kepala staf angkatan untuk menilai para pemimpin yang ada di lingkungan masing-masing.
“Panglima TNI dan kepala staf terus-menerus saya perintahkan menilai pemimpin-pemimpin yang ada di TNI. Prajurit kita berhak untuk menuntut kepemimpinan yang terbaik. Kepemimpinan yang terbaik,” pungkasnya.
(Dist)










