IHSG Langsung Anjlok usai Sri Mulyani Direshuffle

IHSG Sri Mulyani
IHSG (X/saiful mujani)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok ke zona merah pada penutupan Senin (8/9/2025) usai Presiden Prabowo Subianto mengumumkan reshuffle Kabinet Merah Putih, termasuk mengganti Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Pada penutupan IHSG Senin (8/9/2025), IHSG terkoreksi 1,28% dari perdagangan sebelumnya, atau turun 100,49 poin ke level 7.766,84.

Tercatat sebanyak 463 saham melemah, 241 saham stagnan, serta 252 saham menguat. Transaksi perdagangan mencapai Rp20,1 triliun dari 35,4 miliar saham yang diperdagangkan.

Secara sektoral, beberapa sektor ikut melemah pada penutupan sore ini, diantaranya sektor keuangan turun 2,30%, konsumer siklikal turun 2,48%, infrastruktur turun 2,07%, properti turun 1,49%, transportasi turun 0,75%, teknologi ambles 1,98%, energi turun 0,96%, kesehatan melemah 0,40%

Kinerja perbankan berkapitalisasi pasar besar juga tercatat kompak turun pada akhir perdagangan IHSG awal pekan ini.

Sebelumnya, selama perdagangan hari Senin hingga pukul 15.30 WIB, IHSG terpantau di zona positif dengan penutupan sesi I tercatat menguat 0,58 persen atau 45,60 persen ke posisi 7.912,94 persen.

Anjloknya bursa saham terjadi sesaat setelah Presiden Prabowo Subianto mengumumkan reshuffle kabinet, termasuk digantinya Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Baca Juga:

Prabowo Ganti Menkeu Sri Mulyani, Imbas Penjarahan Rumah?

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Ketua Projo Salah Satunya

Menteri Keuangan yang baru dilantik menggantikan Sri Mulyani, Purbaya Yudha Sadewa menanggapi situasi penurunan IHSG hari ini.

Ia menyebut bahwa dirinya merupakan orang sudah lama berkecimpung di pasar dan menyatakan optimisme untuk memperbaiki kondisi tersebut.

“Jadi kalau memberi betulin, diperbaikin, dioptimalkan, rasanya sih kita punya instrumen yang cukup untuk memperbaiki secara bersama-sama,” tutur Purbaya dalam sambutannya di Kantor Kementerian Keuangan, Senin (8/9/2025).

Ia menilai bahwa Indonesia memiliki instrumen yang kuat untuk untuk membenahi, memperbaiki, serta mengoptimalkan kondisi saat ini.

(Raidi/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru