Israel Siap Kerahkan Pasukan Internasional di Gaza, 5.000 Personel Disebut Berasal dari Indonesia

-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Israel dikabarkan tengah mematangkan rencana pengerahan pasukan internasional di Jalur Gaza yang rencananya akan mulai beroperasi pada 1 Mei 2026. Langkah ini merupakan bagian dari fase selanjutnya dalam rencana perdamaian yang diusulkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Menurut laporan lembaga penyiaran publik Israel, KAN, pada Sabtu (14/3/2026), dikutip dari Antara, pasukan internasional ini nantinya akan berkekuatan cukup besar. Laporan tersebut menyebutkan bahwa Indonesia diperkirakan akan mengirimkan sekitar 5.000 tentara. Selain Indonesia, pasukan tersebut juga akan melibatkan personel dari sejumlah negara lain, yakni Kazakhstan, Maroko, Albania, dan Kosovo.

Dalam skema pengerahan awal, pasukan internasional ini akan ditempatkan di sekitar area kota baru yang dibangun dengan dukungan Uni Emirat Arab (UEA) di wilayah Rafah, Gaza selatan. Setelah itu, jangkauan operasional pasukan akan diperluas ke wilayah lain, termasuk area yang disebut sebagai “garis kuning”—zona transisi tempat pasukan Israel mundur sementara berdasarkan perjanjian gencatan senjata.

Sebagai langkah awal, delegasi militer dari negara-negara partisipan dijadwalkan tiba di Israel dalam dua pekan ke depan untuk melakukan survei lokasi (tur pengintaian) di Gaza. Sementara itu, ratusan pasukan asing lainnya direncanakan berangkat ke Yordania bulan depan guna menjalani pelatihan khusus sebelum diterjunkan ke Gaza.

Baca Juga:

Anggota Tetap BoP, Indonesia Pilih Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza Ketimbang Setor US$1 Miliar

Prabowo Temui Trump di Washington, Tarif Dagang dan Gaza Jadi Sorotan

Tugas Pasukan Stabilisasi

Pasukan internasional ini dibentuk sebagai bagian dari struktur pemerintahan transisi Gaza yang diumumkan Gedung Putih pada 16 Januari lalu. Tugas utama pasukan ini adalah mengawasi operasi keamanan, melucuti senjata kelompok bersenjata, serta menjamin kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan dan material rekonstruksi bagi warga Gaza.

Langkah ini merupakan implementasi dari fase kedua rencana 20 poin Presiden Trump untuk mengakhiri perang, yang juga telah mendapat dukungan melalui Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2803 tertanggal 17 November 2025.

Sikap Indonesia

Meski namanya santer dikaitkan dengan pengiriman pasukan stabilisasi, posisi Indonesia tetap berpegang teguh pada prinsip dukungan terhadap Palestina. Presiden RI Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan lebih dari 160 ulama di Jakarta pada 6 Maret lalu, menegaskan bahwa Indonesia akan menarik diri dari Dewan Perdamaian jika lembaga tersebut gagal menunjukkan dukungannya terhadap kemerdekaan Palestina.

Seperti diketahui, situasi di Gaza saat ini masih dalam masa pemulihan pasca-gencatan senjata yang dimulai pada 10 Oktober 2025. Konflik berkepanjangan selama dua tahun terakhir telah menyebabkan kerusakan parah pada 90 persen infrastruktur sipil dengan kerugian rekonstruksi yang diperkirakan mencapai 70 miliar dolar AS atau sekitar Rp1.187 triliun.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru