Kebakaran Hanguskan Deretan Kios di Pondok Aren, Kerugian Capai Rp300 Juta

kebakaran pabrik tahu
Ilustrasi. (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Kebakaran hebat menghanguskan deretan kios di Jalan Pajak Utama, Komplek Pajak, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Kamis (25/11/2025).

Sedikitnya empat kios pedagang, termasuk warung kelontong dan toko buah, ludes dilalap api dengan total kerugian materiel diperkirakan lebih dari Rp300 juta.

Api diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu kios yang kemudian menyambar area penyimpanan barang dagangan. Keberadaan bahan mudah terbakar seperti sembako, tabung gas, dan bensin membuat kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain yang berdempetan.

Petugas Pemadam Kebakaran Tangerang Selatan segera dikerahkan ke lokasi usai menerima laporan dari warga. Sebanyak delapan personel dengan dua unit mobil pemadam diturunkan untuk menjinakkan api. Upaya pemadaman juga dibantu oleh petugas Damkar Kota Tangerang guna mencegah perluasan kebakaran.

Komandan Regu Pos Damkar Pondok Aren, Achmad, mengatakan timnya langsung bergerak setelah laporan masuk. Namun, jarak dan kondisi lalu lintas membuat petugas membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk tiba di lokasi kejadian.

“Kebakaran melanda empat ruko. Dari pihak pemadam, waktu tempuh kami sekitar lima belas menit sampai lokasi,” ujar Achmad di lokasi.

Berdasarkan pemeriksaan awal, titik api diduga berasal dari gangguan kelistrikan di salah satu warung. Banyaknya stok barang dagangan yang mudah terbakar membuat petugas harus bekerja ekstra untuk mengendalikan situasi.

“Dugaan sementara korsleting listrik menyambar bagian warung yang banyak sembako, gas, dan bensin,” jelasnya.

Baca Juga:

Natal 2025, Kemenimipas Berikan Remisi kepada 15.235 Warga Binaan

Secara rinci, Damkar Tangerang Selatan mengerahkan satu unit mobil tempur dan satu unit water supply dengan total delapan personel. Sementara Damkar Kota Tangerang menurunkan dua unit mobil pemadam beserta delapan personel tambahan untuk mempercepat proses pemadaman dan pendinginan.

Achmad menambahkan, besarnya kerugian dialami para pedagang lantaran sebagian besar barang dagangan tidak sempat diselamatkan saat api mulai membesar.

Meski tidak ada korban jiwa, petugas sempat menghadapi kendala di lapangan akibat akses jalan yang terhambat kerumunan warga dan pengendara motor.

“Kendalanya banyak hambatan di depan, terutama karena anak-anak dan pengendara motor. Jika terjadi kebakaran, kami imbau warga membuka akses agar petugas bisa bekerja lebih cepat,” tegasnya.

Hingga Kamis sore, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru