BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Hendra merupakan satu dari delapan korban tewas kecelakaan bus yang membawa rombongan karyawan Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember di jalur wisata Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (14/9/2025).
Hendra yang sehari-hari bekerja sebagai cleaning service di RSBS Jember, tewas bersama anak dan istrinya.
“Sangat berat menjemput jenazah Hendra, cleaning service RSBS yang meninggal sekeluarga bersama istri dan anaknya,” kata Faida, Direktur RSBS Jember, saat memimpin langsung proses evakuasi dan pemulangan para korban.
Faida mengatakan, kebanyakan karyawan yang berwisata tersebut membawa pasangan atau anggota keluarga lainnya.
“Mereka ingin rekreasi bersama keluarga, namun musibah terjadi,” katanya.
Diketahui Hendra merupakan warga Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, Jember. Anak perempuan yang turut bersamanya merupakan anak kedua yang masih duduk di bangku kelas 1 SD. Anak pertamanya laki-laki kelas 4 SD berada di rumah dan tidak diajak.
Baca Juga:
Sebelumnya kecelakaan maut kendaraan bus Hino IND’S 88 Nopol P-7221-UG yang membawa rombongan keluarga karyawan RSBS Jember dikemudikan Al Bahri dengan kernet Mergi membawa penumpang 52 orang turun dari Gunung Bromo.
Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Raya Bromo, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, pada saat kondisi jalan menurun dan menikung ke kiri, kendaraan itu mengalami gagal fungsi rem, sehingga laju kendaraan tetap ke kanan menabrak pembatas jalan sebelah kanan, kemudian menabrak sepeda motor nomor polisi N-2856-OE pada Ahad(14/9/2025) sekitar pukul 11.45 WIB.
Akibat dari kecelakaan tersebut sebanyak delapan orang meninggal dunia, sedangkan sisanya mengalami luka berat dan ringan yang dirawat di RSUD Dr Saleh, RSU Ar-Rozy, RSU Tongas, Puskesmas Sukapura, Lumbang, dan Wonomerto.
(Anisa Kholifatul Jannah)











