Kemenhub Siapkan Regulasi Drone untuk Angkut Sembako MBG ke Daerah 3T

Regulasi Drone untuk Angkut Sembako MBG ke Daerah 3T
Ilustrasi-Regulasi Drone untuk Angkut Sembako MBG ke Daerah 3T (AI Meta)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah mematangkan aturan penggunaan pesawat nirawak (drone) di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Salah satunya, untuk digunakan mengangkut sembako bagi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub, Sokhib Al Rohman, mengatakan bahwa wacana tersebut mempertimbangkan keterbatasan akses transportasi di banyak wilayah 3T.

“Contoh misalnya wilayah Papua, untuk mengangkut sembako, untuk mengangkut peralatan-peralatan berat, untuk pembangunan infrastruktur di atas-atas gunung sana, untuk daerah-daerah yang di pedalaman, atau bahkan untuk mengangkut MBG, daerah-daerah yang pulau-pulau terpencil. Itu kita bisa lakukan (dengan drone besar),” kata Sokhib saat berada di Gedung Kemenhub, Jakarta Pusat, dikutip Teropongmedia, Jumat (24/10/2025).

Selain mempermudah dan mencepat pengiriman logistik, Sokhib menilai penggunaan drone di daerah 3T juga akan menciptakan regulasi baru terkait penggunaannya.

Program MBG Alami Masalah di Sejumlah Daerah

Petugas Lapas Jelekong Gagalkan Penyelundupan Sabu via Drone

Pengoperasian drone juga akan diatur secara ketat, seperti rute penerbangan, tujuan hingga pengaturan ruang udara dan navigasinya.

“Kita bisa atur, ruang udaranya seperti apa, controller-nya untuk air navigation-nya seperti apa, terus kemudian jalur penerbangannya seperti apa. Kita susun di (regulasi) situ,” imbuhnya.

Selain pengaturan aspek operasional, Kemenhub juga mendorong tumbuhnya industri drone dalam negeri.

“Maka untuk itu kita ingin mendorong produsen dalam negeri, ada dua produsen dalam negeri yang siap untuk membuat drone. Dua-duanya ada di Bandung. Yang pertama adalah PT Inter Aero, yang kedua adalah PT Vela,” jelas Sokhib.

Ia mengungkapkan PT Vela bahkan telah mencapai tahap uji coba prototype drone besar tanpa pilot.

“Namun demikian Vela juga sudah membuat prototype 1 banding 3. 1 banding 3-nya sudah terbang, dia akan menuju ke 1 banding 1. Dan Insyaallah kalau ini bisa, drone besar tanpa pilot bisa mengangkut kurang lebih 700 kilogram,” paparnya.

(usamah kustiawan)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru