BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Divisi kelas menengah UFC kembali diguncang kabar besar. Sang juara bertahan, Khamzat Chimaev, dipastikan harus menepi panjang akibat cedera serius yang memaksanya naik meja operasi. Cedera kaki yang dialami “Borz” membuat rencana pertarungan mempertahankan sabuk juara tertunda hingga waktu yang belum dapat ditentukan.
Kabar ini pertama kali diungkapkan MMA Fight Universe, yang menyebut bahwa Chimaev memerlukan waktu pemulihan sekitar lima bulan, sebelum dapat kembali berlatih penuh.
“Khamzat Chimaev absen hingga lima bulan karena cedera kaki yang membutuhkan operasi. Hal ini menunda rencana mempertahankan gelar kelas menengah hingga pertengahan 2026,” tulis MMA Fight Universe, dikutip Jumat (28/11/2025).
Tidak ada yang memprediksi Chimaev akan tersingkir dari arena untuk waktu yang cukup panjang. Petarung asal Rusia–Swedia itu dikenal sebagai salah satu atlet UFC paling atletis dan eksplosif.
Cedera kaki yang cukup parah memaksanya menjalani operasi, sehingga seluruh rencana UFC terkait pertarungan gelar harus disesuaikan kembali. Absennya Chimaev selama lima bulan berarti ia baru bisa kembali sekitar pertengahan 2026, membuat jadwal pertahanan gelar yang semula diproyeksikan awal tahun terpaksa diundur.
Baca Juga:
Khamzat Chimaev vs Reiner De Ridder Siap Bertarung di UFC 321, Tunggu Keputusan UFC
Cedera ini datang pada momen ketika Chimaev sedang berada di puncak kariernya. Pada UFC 319 di Chicago (17 Agustus 2025), Chimaev resmi merebut sabuk juara kelas menengah setelah tampil luar biasa dan mendominasi Dricus du Plessis.
Kemenangan lewat unanimous decision (50–44, 50–44, 50–44) menjadi bukti bahwa Chimaev benar-benar berada di level berbeda. Rekornya kini berdiri di angka 15-0-0, menjadikannya salah satu petarung aktif UFC dengan catatan sempurna terbaik.
Tidak mengherankan jika banyak petarung berusaha mengincar sabuk yang kini berada di pinggang Chimaev.
Absennya Chimaev membuka peluang bagi para penantang lain untuk makin agresif menuntut posisi. Nama-nama besar sudah menunggu sejak UFC 319, bahkan sebelum Chimaev resmi menjadi raja.
Beberapa kandidat terkuat, sudah menunggu, seperti Caio Borralho, Nassourdine Imavov, Reinier de Ridder, Anthony Hernandez dan Paulo Costa.
Dengan absennya Chimaev, UFC kemungkinan harus menentukan apakah divisi akan menunggu sang juara kembali, atau membuat interim title untuk menjaga dinamika persaingan.
(Budis)











