Khidmatnya Maca Babad Cirebon di Keraton Kanoman: Warisan Budaya yang Relevan di Era Modern

Babad Cirebon (Instagram Pemkot Cirebon) jpg
Pembacaan Babad Cirebon di Keraton Kanoman (Instagram Pemkot Cirebon)
-

Tidak ada video disisipkan.

CIREBON, TEROPONGMEDIA.ID — Suasana sakral mengalir di Keraton Kanoman saat ratusan pasang mata dan hati terpaku pada pembacaan Babad Cirebon.

Tradisi tahunan Maca Babad Cirebon ini bukan sekadar ritual pengingat sejarah, melainkan ruang refleksi untuk menyerap kearifan leluhur yang telah membentuk identitas masyarakat Cirebon.

“Babad Cirebon adalah cermin budaya yang tak hanya menceritakan masa lalu, tapi juga menjadi penuntun langkah kita ke depan,” ujar Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, dalam sambutannya, dkutip Selasa (8/7/2025).

Di tengah gempuran modernisasi, tradisi ini diharapkan mampu mengokohkan karakter generasi muda sekaligus merawat semangat kebangsaan yang diwariskan pendiri kota.

Pemerintah Daerah pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kesultanan Kanoman yang konsisten melestarikan tradisi ini.

“Kami berharap generasi muda Cirebon tak pernah kehilangan kebanggaan akan sejarah dan budayanya sendiri,” tambahnya.

Momen HUT ke-598 Cirebon ini diharapkan menjadi titik tolak untuk bersyukur, berkontemplasi, dan berbenah diri.

Dengan semangat “Cirebon Mayungi lan Nyumponi” (Cirebon Melindungi dan Memenuhi), seluruh elemen masyarakat diajak untuk bersama-sama merawat dan memajukan kota tercinta ini.

Di akhir acara, doa dan harapan untuk kemajuan Cirebon mengudara, disertai keyakinan bahwa nilai-nilai luhur yang tertanam dalam Babad Cirebon akan terus hidup dalam setiap langkah pembangunan kota.

BACA JUGA

Museum Bandar Cimanuk: Menyusuri Jejak Sejarah Indramayu

Tarawangsa: Dimensi Kosmologis yang Bukan Sekedar Karya Seni dalam Budaya Sunda

Tentang Babad Cirebon

Mengutip laman UIN Syekh Nurjati, Babad Cirebon menghadirkan kisah legendaris tentang kelahiran kota Cirebon yang rutin dibacakan di Keraton Kanoman setiap 1 Muharram, bertepatan dengan hari jadi kota.

Tradisi ini menjadi sarana penting untuk melestarikan warisan budaya sekaligus menanamkan nilai-nilai moral yang semakin relevan di zaman modern.

Melalui tokoh pendiri Cirebon, Pangeran Walangsungsang, kisah ini mengajarkan berbagai kebajikan hidup yang mencakup delapan nilai utama: tanggung jawab, kejujuran, toleransi, penghormatan, kerja keras, kasih sayang, religius, dan semangat tolong-menolong.

Naskah kuno ini membuktikan bahwa Babad Cirebon bukan sekadar catatan sejarah, melainkan pedoman hidup yang terus menginspirasi generasi penerus untuk mempertahankan jati diri dan kearifan lokal.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru