Koperasi Bakal Bisa Kelola Tambang, Pemerintah Rilis Aturan Dalam Waktu Dekat

Koperasi tambang
Menteri Koperasi Ferry Juliantono (dok. Kemenkop)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengungkapkan bahwa Pemerintah sedang menyusun Peraturan Pemerintah (PP) untuk mengizinkan koperasi mengelola tambang dan mineral, termasuk tambang rakyat.

“Insyaallah dalam waktu dekat akan keluar peraturan pemerintah yang memperbolehkan koperasi mengelola tambang dan mineral,” ujar Ferry saat meresmikan operasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Girimukti di Kabupaten Lebak, Banten, Jumat (12/9/2025).

Adapun Luas lahan yang diperbolehkan untuk dikerjakan oleh koperasi untuk tambang mineral bisa mencapai 2.500 hektare. Ia mengungkapkan bahwa kebijakan ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya di wilayah dengan potensi tambang.

Dalam kunjungannya di Banten, Ferry menyampaikan bahwa Kabupaten Lebak memiliki potensi tambang yang signifikan, termasuk emas dan mineral lainnya.

Dengan adanya PP ini, diharapkan pengelolaan potensi tambang tersebut tidak lagi berpusat pada perusahaan besar, tetapi juga oleh koperasi yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat setempat.

Baca Juga:

Agung Yansusan: Koperasi Harus Jadi Solusi Ekonomi, Bukan Sekadar Simpan Pinjam

Aturan Pinjaman Koperasi Merah Putih Bakal Rampung Sebelum 17 Agustus 2025

Selain regulasi pengelolaan tambang, Kementerian Koperasi juga akan mendorong koperasi desa Merah Putih agar dapat menjadi pangkalan resmi gas LPG 3 kilogram.

Dengan begitu, koperasi desa bisa mendapatkan harga agen, untuk kemudian menyalurkannya ke warung dan pelaku UMKM dengan harga terjangkau.

“Insyaallah koperasi desa Merah Putih di Kabupaten Lebak bisa mendapatkan harga agen LPG. Nantinya koperasi bisa menjual ke warung dan UMKM, sekaligus memperoleh keuntungan,” jelas Menteri Koperasi.

Pemerintah pusat juga telah mengalokasikan anggaran Rp16 triliun dari sisa anggaran lebih (SAL) untuk pembiayaan modal awal koperasi. Dana ini akan disalurkan melalui bank Himbara dan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

“Kemarin saya sudah bertemu dengan Pak Menteri Keuangan, dan tanggal 25 September nanti akan ada sosialisasi di Provinsi Banten tentang tata cara pencairan plafon pinjaman ini,” ucap Ferry.

Sosialisasi tersebut diharapkan dapat memperkuat Kopdes Merah Putih dalam menyusun proposal bisnis dan memanfaatkan potensi yang ada di desa mereka.

Lebih lanjut, Ferry menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen mendukung pengembangan koperasi secara umum. Bahkan Presiden Prabowo Subianto telah memberi perhatian khusus pada penguatan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional.

“Koperasi Desa Merah Putih diharapkan mampu mengurangi kemiskinan, menekan praktik rentenir dan pinjaman online ilegal, serta menjaga harga kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

(Raidi/_Usk )

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru