Korban Keracunan MBG Garut Bertambah Jadi 282 Orang: Menu Susu Bantal dan Kacang Edamame Jadi Sorotan

Keracunan MBG Garut susu
Keracunan MBG Garut (IG Asli Garut)
-

Tidak ada video disisipkan.

GARUT, TEROPONGMEDIA.ID — Jumlah korban dalam kasus keracunan massal diduga terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Garut terus bertambah. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Garut, Leli Yuliani, mengonfirmasi bahwa sebanyak 282 orang mengalami gejala keracunan dan memerlukan perawatan medis.

Insiden keracunan MBG Garut ini bermula pada Selasa (30/9/2025) dengan menu MBG terdapat susu bantal dan kacang edamame.

Awalnya hanya 17 orang yang dilaporkan mengalami keracunan, namun jumlah korban melonjak signifikan dalam waktu singkat.

“Hingga saat ini ada 282 orang yang mengalami gejala keracunan, dan seluruhnya sempat dirawat di 3 tempat berbeda, yaitu Puskesmas Kadungora, Puskesmas Leles, dan RSUD dr. Slamet,” jelas Leli Yuliani pada Rabu (1/10).

Korban didominasi oleh pelajar, namun juga mencakup satu balita dan seorang staf sekolah yang ditugaskan mengecek kualitas sajian menu MBG pada hari tersebut. Kabar baiknya, sebagian besar korban telah menunjukkan perbaikan kondisi.

“Untuk 89 orang lainnya masih menjalani perawatan. 81 orang dirawat di Puskesmas Kadungora, 2 orang di Leles, dan 6 orang di RSUD dr. Slamet,” tambah Leli.

Dari total 282 korban, sebanyak 193 orang dinyatakan telah diperbolehkan pulang setelah kondisi mereka dinilai membaik oleh tenaga medis.

Lonjakan korban inilah yang mendasari penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) oleh Pemerintah Kabupaten Garut sehari sebelumnya.

Status KLB

Pemkab Garut secara resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) menyusul peristiwa keracunan massal yang melanda ratusan siswa. Diduga, kejadian ini berhubungan dengan konsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kadungora.

Penetapan status KLB diumumkan langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, pada Selasa (30/9) malam, usai meninjau kondisi korban yang dirawat di Puskesmas Kadungora.

“Intinya, karena kondisinya sudah memerlukan penanganan khusus, maka kita nyatakan sebagai KLB,” tegas Bupati.

Keputusan ini, menurutnya, diambil berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan instansi terkait, terutama Dinas Kesehatan (Dinkes) Garut. Pertimbangan utamanya adalah jumlah korban yang cukup banyak dan membutuhkan penanganan yang lebih intensif.

Sebagai langkah konkret, Pemkab akan mengalokasikan dana dari pos Biaya Tak Terduga (BTT) APBD 2025 untuk menanggung seluruh biaya perawatan medis para korban.

“Semua pembiayaan akan kita cover melalui BTT,” ujar Abdusy Syakur Amin.

Untuk mengantisipasi korban yang belum terdata, Bupati telah menginstruksikan seluruh kepala desa, camat, serta unsur TNI dan Polri untuk aktif mendata warga yang menunjukkan gejala keracunan, khususnya mereka yang mengonsumsi MBG, agar segera dirujuk ke puskesmas.

“Jangan sampai dianggap remeh, jarak jauh, atau takut biaya, sehingga mereka tidak secepatnya ditangani,” imbau Bupati.

BACA JUGA

Cucu Mahfud MD Keracunan MBG di Yogyakarta, Kepastian Hukum Dipertanyakan!

5.626 Siswa Keracunan MBG Sepanjang 2025, Ini Hasil Investigasi BGN

Sementara itu, penyebab pasti keracunan masih dalam penyelidikan. Sebagai langkah pencegahan, dapur yang menyajikan makanan untuk Program MBG tersebut telah ditutup sementara.

“Kita tutup, karena sudah jelas ada korbannya,” pungkas Bupati menegaskan.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru