BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Petarung UFC asal Kazakhstan, Shavkat Rakhmonov, telah dicoret oleh UFC dari daftar peringkat kontender kelas welter.
Pencoretannya terjadi karena ia tidak aktif bertanding di oktagon dalam waktu yang cukup lama akibat cedera lutut yang ia alami, sehingga perlu dilakukan operasi yang membuatnya harus hingga akhir 2026 atau awal 2027.
Tercatat, Shavkat terakhir kali bertanding pada 7 Desember 2024 ketika ia menghadapi petarung asal Irlandia, Ian Garry, yang sama-sama memiliki rekor tak terkalahkan kala itu.
Shavkat memiliki rekor sempurna yakni 19 kemenangan tanpa pernah mengalami kekalahan yang membuatnya menjadi kontender nomor 2 di kelas welter.
Selain itu, dirinya juga digadang-gadang sebagai calon lawan terberat bagi sang pemegang sabuk di kelas welter saat ini, Islam Makhachev.
Baca Juga:
GOAT UFC Bongkar Satu-satunya Cara Mengalahkan Islam Makhachev
Bukan tanpa alasan mengapa Shavkat disebut sebagai salah satu petarung yang dapat menjadi lawan terberat bagi Islam. Kemampuan gulat yang elit striking yang mumpuni menjadi faktor pendukung baginya untuk dapat menetralkan kekuatan Islam.
Sebagai petarung kelas welter alami, Shavkat memiliki keunggulan dengan ukuran tubuh yang lebih besar dari Islam yang sebelumnya merupakan seorang lightweight.
Legenda UFC, Daniel Cormier juga menyebutkan bahwa pertandingan antara Shavkat dan Islam akan menjadi pertarungan tersulit bagi Islam.
“Shavkat Rakhmonov adalah orang yang
membuat saya berpikir ‘Bung, itu ada pertarungan yang cukup gila’. Itu tentu akan menjadi pertarungan tersulit (Islam Makhachev) dalam karirnya.” ungkapnya.
(Magang_UIN Sunan Gunung Djati Bandung/Wilidzan Nawa Chandra Nugraha)











