Legislator Soroti Disertasi Bahlil: Jangan Lagi Ada Kecurangan!

disertasi bahlil
(Instagram/bahlillahadalia)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian menyoroti terkait pembatalan disertasi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia oleh Dewan Guru Besar Universitas Indonesia (UI).

Jika nantinya disertasi dibatalkan, lanjut Lalu, maka hal tersebut harus menjadi bahan evaluasi agar tidak terulang lagi di masa mendatang.

Dewan Guru Besar UI menilai, terdapat empat pelanggaran, sehingga Bahlil harus menulis ulang disertasi dengan topik akademik dengan topik baru sesuai standar akademik UI.

Tidak lain, adanya ketidakjujuran dalam pengambilan data, lantaran penelitian diperoleh tanpa izin narasumber dan penggunanya tidak terbuka.

Ditemukan pelanggaran standar akademik, lantaran Ketua Umum Partai Golkar tersebut diterima dan lulus dalam waktu singkat tanpa memenuhi syarat akademi yang ditetapkan.

BACA JUGA:

DPR Minta UI Segera Umumkan Keputusan Soal Disertasi Bahlil

DGB UI Temukan Pelanggaran, Menteri Bahlil Harus Ulang Disertasi!

Selain itu, Bahlil dianggap mendapatkan perhatian khusus dalam ranah akademik.

Kemudian, terdapat konflik kepentingan karena promotor maupun kopromotor berkaitan secara profesional dengan kebijakan yang diatur oleh Bahlil saat menjabat sebagai pejabat negara.

Disertasi Bahlil itu masih bersifat rekomendasi, Putusan resmi dari Rektor UI. Hingga saat ini, rektor belum memutuskan terkait kasus akademik yang menyangkut Bahlil.

“Kami tunggu putusan resmi Rektor UI. Keputusan rektor sangat ditunggu-tunggu masyarakat, karena ini adalah masalah serius di dunia pendidikan tinggi,” kata Lalu kepada awak media, Senin (03/03/2025).

Ia pun mengatakan, kasus tersebut harus menjadi perhatian serta pelajaran perguruan tinggi lain dan mahasiswa. Kasus itu, kata Lalu, tidak boleh terulang lagi karena dapat mencoreng nama kampus maupun insan akdemik.

Ia mengatakan, bahwa aturan menyangkut akademik sudah sangat jelas terkait pendidikan doktoral. Hal itu, mencakup pada waktu pendidikan, penelitian, bimbingan, dan penyelesaian tugas akhir mahasiswa doktoral.

“Jika aturan itu dilanggar, maka rusaklah norma-norma pendidikan di perguruan tinggi,” katanya.

Ia juga menegaskan, bahwa civitas akademisi harus memberikan perlakuan yang sama merata pada seluruh mahasiswa.

“Baik masyarakat biasa, pejabat, penguasa, pengusaha, aparat, semua harus diperlakukan sama di dunia akademik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kata Lalu, berharap Rektor UI memberikan keputusan yang adil pada kasus Bahlil. UI disebut tengah menghadapi ujian berat yang harus disikapi secara bijak. Nama baik UI tengah dipertaruhkan.

“Saatnya melakukan reformasi pendidikan. Nama baik perguruan tinggi harus dibersihkan. Jangan ada lagi kecurangan,”  tutupnya.

 

(Saepul/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru