BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dilaporkan sebanyak 300 Warga Negara Indonesia (WNI) yang berasal dari kelompok rentan telah dipulangkan dari Depot Tahanan Imigresen/Detensi Imigrasi di wilayah Johor Bahru, Malaysia, Kamis, 13 November 2025. Para WNI tersebut pulang melalui jalur laut di titik demarkasi Pelabuhan Ferry Batam Center, Kepulauan Riau, Indonesia.
Melalui keterangan tertulis, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyampaikan bahwa para WNI tersebut terdiri atas 221 laki-laki, 6 perempuan, 5 anak laki-laki dan 8 anak perempuan.
“Para WNI kelompok yang dipulangkan adalah warga emas/lansia, ibu hamil, ibu beserta anak, anak di bawah umur tanpa pendamping dan WNI/PMI yang telah berada di DTI lebih dari enam bulan serta mengalami kendala finansial,” dikutip dari pernyataan pers Kemlu, Jumat (14/11/2025).
Baca Juga:
Dalam proses pemulangan para WNI tersebut, Kemlu membaginya di jalur laut dalam dua kloter, dengan 1 (satu) kloter melalui titik keberangkatan di Pelabuhan Pasir Gudang, Johor, Malaysia, dan 1 (satu) kloter melalui titik keberangkatan di Pelabuhan Ferry Batam Center, Kepulauan Riau, Indonesia.
“Proses koordinasi ketibaan hingga pemulangan ke daerah asal dan proses rehabilitasi dan reintegrasi dikoordinasikan oleh BP3MI Kepulauan Riau c.q. P4MI Batam dan didukung K/L (Kementerian/Lembaga) terkait antara lain Polda Kepulauan Riau, Disnaker Kepulauan Riau, Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam, serta Instansi terkait lainnya,” dikutip dari pernyataan Kemlu.
Kepada pihak Kemlu, para WNI tersebut mengucapkan rasa terima kasih dan juga pada KJRI di Johor Bahru beserta seluruh kementerian dan lembaga terkait yang ikut membantu.
“Para WNI/PMI Kelompok Rentan tersebut mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Luar Negeri, KJRI Johor Bahru beserta seluruh Kementerian/Lembaga terkait dalam memfasilitasi kepulangan mereka, dan sangat mengapresiasi kehadiran negara dalam memberikan bantuan sehingga mereka dapat kembali pulang ke tanah air,” menurut pernyataan Kemlu.
(usamah kustiawan)











