BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Max Verstappen terus mempertegas dominasinya di musim Formula 1 2025. Kemenangan telak di Grand Prix Azerbaijan tak hanya memberinya trofi keempat tahun ini, tetapi juga menghadirkan catatan bersejarah lain, grand slam keenam dalam satu musim.
Seperti di Monza, Verstappen tampil tanpa cela. Ia start dari pole position, memimpin setiap lap, mencetak lap tercepat, dan menyentuh garis finis dengan keunggulan lebih dari 14 detik. Skenario sempurna ini menjadikannya salah satu pembalap paling mendominasi di era modern.
Grand slam, memenangi balapan dari pole, memimpin seluruh lap, dan meraih fastest lap adalah prestasi langka di F1.
Rekor sepanjang masa masih dipegang oleh legenda Lotus, Jim Clark, dengan delapan grand slam antara 1962–1965. Kini, Verstappen hanya berjarak dua catatan lagi untuk menyamai torehan ikonik tersebut.
Sejauh ini, Verstappen sudah mengumpulkan enam grand slam sepanjang kariernya, setara dengan koleksi Lewis Hamilton di grid aktif.
Baca Juga:
Duo McLaren Kepung Max Verstappen, Monza Janjikan Pertarungan Panas
Perjalanan Verstappen dimulai dari Austria 2021, lalu Imola 2022, Spanyol dan Qatar 2023, Bahrain 2024, hingga Azerbaijan 2025.
Meski masih tertinggal 69 poin dari Oscar Piastri di klasemen dengan tujuh seri tersisa, Verstappen jelas sedang berada di jalur spesial.
Konsistensinya di dua seri terakhir menjadi modal penting, meski ia mengingatkan tantangan berikutnya di Singapura akan berbeda.
“Sulit untuk mengatakannya saat ini, tetapi yang pasti, dua akhir pekan terakhir sangat luar biasa bagi kami. Singapura kembali menjadi tantangan dengan downforce yang tinggi,” kata Verstappen, melansir laman formula 1, SEnin (22/9/2025).
Dengan performa tanpa cela ini, publik F1 mulai bertanya, akankah Verstappen segera menyalip rekor Jim Clark, atau bahkan melampauinya dalam waktu dekat?.
(Budis)










