JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membahas rencana pemanfaatan lahan Meikarta sebagai lokasi pembangunan rumah susun (rusun) bersubsidi.
Maruarar Sirait, yang akrab disapa Ara, tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (waktu setempat), sekitar pukul 10.56 WIB bersama jajaran Kementerian PKP. Namun, Ara tidak memberikan keterangan kepada awak media dan langsung memasuki gedung KPK.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya audiensi tersebut. Ia mengatakan pimpinan KPK menerima Menteri PKP untuk membahas rencana penggunaan lahan Meikarta dalam program perumahan bersubsidi.
“Betul, hari ini terjadwal pimpinan KPK menerima audiensi Pak Menteri PKP bersama jajaran. Di antaranya akan membahas pemanfaatan lahan Meikarta yang rencananya digunakan untuk rusun bersubsidi,” kata Budi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Baca Juga:
Pembeli Meikarta Masih Rugi Rp6,8 Miliar, Ini Janji Lippo Cikarang (LPCK)
Budi menegaskan KPK mendukung langkah Kementerian PKP yang melibatkan lembaganya sejak awal guna mencegah potensi penyelewengan dalam pelaksanaan program.
“KPK tentunya mendukung inisiatif positif ini, agar kita bisa memitigasi risiko korupsi dengan mengoptimalkan aspek pencegahan serta fungsi koordinasi dan supervisi KPK,” ujarnya.
Ia berharap kolaborasi antara KPK dan Kementerian PKP dapat memastikan pemanfaatan aset negara berjalan transparan dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
“Sehingga pemanfaatan aset untuk kemaslahatan masyarakat menjadi lebih nyata dan optimal,” pungkasnya.











