JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa dirinya siap mengeluarkan dana darurat dalam rangka penanggulangan banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera.
Sebelumnya, ia mengakui belum mengetahui adanya aturan terkait dana bersama atau Pooling Fund Bencana (PFB). Namun dirinya menegaskan, siap untuk mengeluarkan dana cadangan demi mengatasi dampak bencana di Sumatera.
“Saya bukan bidang itu. Tapi kalau saya disuruh bayar, saya bayar, gitu aja,” kata Menteri Purbaya di sela-sela Conference on Indonesian Foreign Policy (CIFP) 2025 di Jakarta, Sabtu (29/11/2025) dikutip dari Antara.
BNPB melaporkan perkembangan terbaru penanganan bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Baca Juga:
Purbaya Bakal Telusuri Izin Bandara IMIP Morowali
Prabowo Belum Tetapkan Darurat Bencana Nasional, Meski 174 Korban Tewas di Sumatera
Jumlah korban jiwa kini tercatat mencapai 303 orang, dengan ratusan lainnya masih dalam pencarian akibat banjir, longsor, serta kerusakan infrastruktur yang meluas.
Upaya pencarian, evakuasi, dan distribusi logistik terus dipercepat melalui jalur darat dan udara, sementara akses sejumlah wilayah masih terputus.
BNPB menegaskan bahwa pembukaan akses dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi menjadi fokus utama dalam penanganan darurat di tiga provinsi tersebut.
Sementara itu, warga sejumlah kecamatan di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat mulai kembali bisa menghubungi keluarga setelah 707 menara (site) BTS dipulihkan dalam 24 jam terakhir.
Hingga Sabtu (29/11/2025) pukul 00.00 WIB, sebanyak 707 menara telah kembali beroperasi normal dari sebelumnya 2.463 menara yang mengalami gangguan pada Jumat (28/11/2025) pukul 07.00 WIB, sehingga menyisakan 1.756 menara yang masih dalam proses pemulihan.
Kementerian Komunikasi dan Digital terus berkoordinasi dengan operator seluler untuk melakukan pemulihan terhadap menara BTS yang mengalami gangguan akibat bencana banjir di Provinsi Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.
Saat ini, jalur backbone di Sumatra Utara yang menyambungkan ruas Rantau – Padang Sidempuan dan ruas Sibolga – Barus – Manduamas telah berhasil dipulihkan dari sebelumnya sempat putus akibat longsor.
Jalur backbone di ruas Banda Aceh – Bireun dan Samalanga juga saat ini dilaporkan telah pulih dan beroperasi kembali.



