BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Microsoft menghadirkan sebuah perubahan besar pada sistem update Windows pada April 2026. Perubahan ini menjadi salah satu hal yang menjadi sorotan pengguna karena untuk pertama kalinya setelah 15 tahun, Microsoft mengupdate sistem sertifikat Secure Boot.
Lewat update terbaru Windows 11 dengan kode KB5083769, Microsoft bukan hanya menghadirkan perbaikan keamanan secara rutin, tetapi juga memperkenalkan fitur baru yang memungkinkan pengguna memantau status keamanan secara jelas.
Fitur dan Perubahan Utama
Salah satu perubahan paling signifikan adalah update sistem Secure Boot. Untuk pertama kalinya sejak 2011, sertfikat lama akan kadaluarasa pada juni 2026, sehingga pengguna wajib mengupdate ke sertifikat versi 2023 agar tetap aman.
Kini, Windows akan menampilkanstatus Secure Boot lewat indikator warna seperti hijau, kuning dan merah, lengkap dengan penjelasan tindakan yang perlu dilakukan pengguna. Microsoft juga akan menambahkan sistem notifikasi apabila sistem mendekati kadaluarsa.
Selain itu, Microsoft juga membuat proses update lebih fleksibel, terutama saat pertama kali menggunakan perangkat baru. Pengguna Windows 11 kini bisa memilih opsi “Update later” saat setup awal, sehingga tidak perlu menunggu proses update selesai untuk masuk ke desktop.
Dari sisi keamanan, update ini juga membawa peningkatan pada Remote Desktop Protocol (RDP). Sistem kini menampilkan peringatan keamanan sebelum pengguna terhubung ke perangkat lain melalui file RDP, guna mencegah serangan phishing yang dapat mencuri data atau akses sistem.
Baca Juga:
Copilot Disebut Hanya Hiburan, Microsoft Dinilai Tidak Konsisten
Peningkatan Sistem dan Keamanan
Pembaruan KB5083769 juga membawa berbagai peningkatan performa dan stabilitas sistem. Microsoft memperbaiki bug yang sebelumnya menyebabkan perangkat masuk ke mode BitLocker Recovery setelah perubahan pada Secure Boot.
Selain itu, peningkatan juga dilakukan pada konektivitas jaringan, termasuk optimalisasi SMB over QUIC untuk transfer data yang lebih stabil. Beberapa fitur berbasis AI di Windows juga diperbarui untuk meningkatkan responsivitas dan kemampuan pemrosesan lokal.
Microsoft juga menekankan bahwa update ini sangat penting, terutama karena adanya celah keamanan serius, termasuk zero-day vulnerability yang sudah dieksploitasi secara aktif. Oleh karena itu, pengguna disarankan segera melakukan update untuk menjaga keamanan perangkat mereka.
(Magang Unpas/Rahmadani)











