Misteri Kayu Gelondongan dengan Barcode Kemenhut Terdampar di Pantai Pesisir

kayu gelondongan barcode kemenhut
(Instagram/btgfeed)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Gelondongan kayu berukuran besar dengan barcode Kemenhut yang terdampar di Pantai Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat, dipastikan berasal dari kapal tongkang bermuatan kayu yang karam sejak 6 November 2025.

Tumpukan kayu tersebut memicu keresahan warga dan menimbulkan kerusakan pada sejumlah perahu nelayan ketika terbawa ombak besar.

Pihak Kepolisian Daerah Lampung memastikan memeriksa lokasi dan menelusuri legalitas kayu, termasuk barcode dan kode produksi yang masih menempel pada beberapa batang.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menyebut kepolisian juga berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan untuk mencocokkan dokumen pengangkutan kayu tersebut.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan untuk mencocokkan dokumen-dokumen terkait kayu itu,” katanya, Senin (8/12/2025).

Baca Juga:

Prabowo Suntik Rp 4 Miliar per Kabupaten untuk Penanganan Bencana Sumatera

Prabowo Restui Bantuan Rp60 Juta per Rumah untuk Korban Bencana Sumatera-Aceh

Sebagian gelondongan kayu yang terdampar diketahui memuat label identifikasi berupa barcode, nomor registrasi, logo Kementerian Kehutanan, dan nama perusahaan PT Minas Pagai Lumber. Namun banyak stiker identitas yang hilang terbawa gelombang.

“Semua kode dan barcode itu sedang kita dalami. Nanti akan kami sampaikan apakah kayu-kayu tersebut terdaftar sesuai prosedur atau tidak,” ujarnya.

Nelayan setempat, Zainal, mengatakan kayu-kayu berukuran besar itu sebelumnya tersangkut di area tongkang, lalu terurai dan hanyut ketika gelombang tinggi menghantam pantai. Perahu nelayan pun menjadi rentan tertabrak kayu.

Ia berharap pemilik tongkang maupun perusahaan pemilik kayu memberikan tanggung jawab dan kompensasi atas kerusakan yang dialami warga.

Zainal menyebut nelayan harus berjaga pada malam hari karena khawatir kayu kembali hanyut dan merusak perahu.

Polisi menegaskan penyelidikan mencakup kondisi tongkang yang kandas serta keterlacakan barcode pada kayu-kayu tersebut. Hasil pemeriksaan akan diumumkan setelah seluruh dokumen dan data diverifikasi.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru