MKD Gelar Sidang Perdana Terkait ‘Joget Viral Anggota DPR’ Bersama MPR

joget viral anggota DPR
(Tangkapan layar instagram)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI menggelar sidang perdana terkait aksi joget-joget anggota DPR yang viral di media sosial, saat acara sidang tahunan MPR RI.

Aksi joget tersebut kemudian dituding sebagai perilaku tidak etis dan dianggap bersenang-senang usai pengumuman kenaikan gaji anggota dewan.

Dalam agenda sidang hari ini, MKD memanggil sejumlah pihak termasuk koordinator orkestra Universitas Pertahanan (Unhan).

“Makamah Kehormatan Dewan mendapat surat dari pimpinan DPR RI untuk melakukan pemeriksaan pendahuluan, untuk mencari kejelasan terkait rangkaian peristiwa yang mendapat perhatian publik yang terjadi sejak 15 Agustus 2025 sampai 3 September 2025,” ujar Ketua MKD DPR RI, Nazaruddin Dek Gam dalam sidang MKD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/11/2025).

“Sebagaimana kita ketahui bahwa pada tanggal 15 Agustus 2025 dilaksanakan Sidang Tahunan MPR RI 2025 dalam sidang bersama DPR RI dan DPD RI yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Ada pihak-pihak yang menyampaikan informasi bahwa di saat itu diumumkan kenaikan gaji anggota DPR RI yang direspon oleh sejumlah anggota DPR dengan berjoget,” lanjutnya.

Setelah sidang tersebut, kata Dek Gam, beberapa anggota DPR RI dituduh menyampaikan kalimat dan melakukan gestur yang tidak etis.

Sebagaimana diketahui ada lima anggota DPR RI yang telah dinyatakan non-aktif oleh partai masing-masing. Yaitu Adies Kadir, Ahmad Sahroni, Nafa Urbach, Surya Utama alias Uya Kuya, dan Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio.

“Karena itu, hari ini Mahkamah Kehormatan Dewan akan meminta keterangan dari saksi-saksi dan ahli untuk memperjelas judul perkara rangkaian peristiwa yang mendapat perhatian publik yang terjadi sejak 15 Agustus 2025 sampai 3 September 2025,” katanya.

Baca Juga:

Disebut ‘Kota Hantu’ oleh Media Asing, DPR Desak OIKN Tunjukkan Capaian Kinerja!

Soal Nasib Uya Kuya Hingga Sahroni di DPR, MKD Tak Bisa Cepat Ambil Tindakan

Seperti diketahui, viral sejumlah potongan video yang menampilkan anggota DPR berjoget dalam sidang tahunan usai adanya pengumuman kenaikan gaji oleh Presiden Prabowo Subianto.

Kenaikan gaji tersebut salah satunya terkait anggaran rumah dinas sebesar Rp50 juta. Beberapa anggota DPR kemudian merespon hal tersebut dengan narasi yang dianggap memantik kekecewaan publik.

Masyarakat kemudian marah hingga menggelar aksi unjuk rasa pada akhir Agustus lalu yang menewaskan beberapa orang. Sejumlah rumah anggota DPR diantaranya Ahmad Sahroni, Uya Kuya, Eko Patrio dan Nafa Urbach kemudian menjadi sasaran pengrusakan.

Hingga akhirnya keempat anggota dewan tersebut dinonaktifkan partai, termasuk Wakil ketua DPR dari Golkar Adies Kadir yang salah menghitung anggaran rumah dinas.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru