BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Nasib operasional Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) dan sekitar 700 satwa di dalamnya masih menggantung, menunggu keputusan final Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (LHK), Raja Juli Antoni. Tempat wisata tersebut masih tertutup untuk umum sejak 6 Agustus 2025 lalu.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengaku pihaknya masih menunggu keputusan dari pusat mengenai langkah selanjutnya.
“Masih menunggu keputusan Pak Menteri (Kehutanan), saling menunggu,” ujar Farhan di Bandung, Rabu (15/10).
Farhan menegaskan bahwa kewenangan izin operasi lembaga konservasi sepenuhnya berada di tangan Kementerian LHK.
Pemerintah Kota hanya memberikan kesempatan kepada pengelola saat ini, Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT), untuk melakukan mediasi dengan berbagai pihak.
“Tergantung Pak Menteri, karena izin konservasi 100 persen ada di Kementerian Kehutanan dan diberikan kepada pihak yang mampu,” tegasnya.
YMT Klaim Siap Kelola dengan Profesional
Menanggapi situasi ini, Ketua Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT), John Sumampauw, menyatakan kesiapan penuh pihaknya untuk mengelola Bandung Zoo secara profesional, transparan, dan akuntabel apabila kembali diberi kepercayaan.
“Kami berupaya menjalankan operasional Bandung Zoo dengan transparan dan sesuai koridor hukum, dengan tujuan memaksimalkan fungsi kebun binatang sebagai ruang edukasi, konservasi, dan rekreasi,” kata John.
John menekankan komitmen YMT untuk berkolaborasi dengan Pemkot Bandung dan Kementerian LHK guna memastikan pengelolaan aset negara berjalan sesuai peraturan.
Ia juga mengingatkan urgensi keputusan cepat untuk menyelamatkan satwa-satwa yang kondisinya bisa terancam akibat penutupan berkepanjangan.
“Kalau sampai ada satwa yang mati, siapa yang bertanggung jawab? Apalagi ada beberapa satwa yang berupa pinjaman atau titipan,” ujarnya.
BACA JUGA
Kasus Korupsi Bandung Zoo: Bisma dan Sri Dituntut 15 Tahun Penjara: Kuasa Hukum: Ini di Luar Nalar!
Nasib Pilu 700 Satwa Bandung Zoo Akibat Konflik Manajemen, Pendapatan Rp3 M Per Bulan Terhenti!
Urgensi Keputusan
YMT mendorong Pemerintah Kota Bandung dan Kementerian Kehutanan untuk segera mengambil keputusan yang jelas.
Pembukaan kembali Bandung Zoo dinilai krusial tidak hanya untuk kesejahteraan ratusan satwa, tetapi juga untuk masa depan seluruh pekerja yang terdampak penutupan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian kapan keputusan dari Menteri LHK akan dikeluarkan. Nasib Kebun Binatang Bandung, yang merupakan salah satu ikon kota, masih berada dalam ketidakpastian.
(Aak)











