JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah menyiapkan berbagai insentif berupa potongan harga transportasi untuk mendukung kelancaran arus mudik pada perayaan Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan kebijakan tersebut mencakup diskon tiket pesawat, kereta api, kapal laut, penyeberangan, hingga tarif jalan tol.
“Kami menyiapkan sejumlah kebijakan diskon transportasi untuk membantu masyarakat sekaligus mengatur distribusi perjalanan selama masa mudik Lebaran,” kata AHY dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (11/3).
Untuk sektor angkutan laut, pemerintah memberikan potongan harga sebesar 30 persen bagi penumpang kelas ekonomi di seluruh trayek kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) yang mendapatkan penugasan pelayanan publik.
Diskon tersebut berlaku selama 26 hari, mulai 11 Maret hingga 5 April 2026, dengan target sekitar 445.534 penumpang.
Sementara itu, tiket kereta api kelas ekonomi yang dioperasikan PT Kereta Api Indonesia juga mendapat potongan harga 30 persen. Program ini berlaku pada periode 14–29 Maret 2026 dengan target sekitar 1,2 juta penumpang.
Baca Juga:
Menteri PU Pastikan Jalur Pantura Barat Bebas Lubang H-10 Lebaran 2026
Di sektor penerbangan, pemerintah memberikan diskon tiket pesawat sebesar 17 hingga 18 persen. Potongan harga tersebut berlaku pada periode 14–29 Maret 2026 untuk tiket yang telah mulai dijual sejak 10 Februari.
Selain itu, pemerintah juga memberikan diskon tarif penyeberangan di 14 pelabuhan yang dikelola PT ASDP Indonesia Ferry melalui pembebasan 100 persen biaya jasa kepelabuhanan.
Adapun bagi pengguna jalan tol, pemerintah memberikan potongan tarif sebesar 30 persen di 25 ruas tol pada dua periode, yakni 15–16 Maret serta 26–27 Maret.
Di sisi lain, pemerintah juga memproyeksikan jumlah pemudik pada Lebaran tahun ini mencapai sekitar 143,9 juta perjalanan berdasarkan survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Pemerintah berharap kebijakan diskon transportasi tersebut dapat membantu masyarakat sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas dengan mendorong penyebaran waktu perjalanan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.











