Pertamina Genjot Pengembangan Biofuel untuk Capai Swasembada Energi

Biofuel Swasembada Energi
Biofuel (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dalam menudukung program Presiden Prabowo Subianto dalam mencapai ketahanan dan swasembada energi, Pertamina terus menggenjot pengembangan bahan bakar berbasis nabati atau biofuel.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha (SPPU) PT Pertamina (Persero), Salyadi Saputra. Salyadi mengatakan bahwa Perseroan sangat mendukung progam swasembada energi yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Memastikan program pemerintah, terutama dari Presiden Bapak Prabowo mengenai ketahanan atau swasembada energi. Jadi sudah disampaikan mungkin mengenai rencana kita untuk meningkatkan biofuel dari nabati,” ujar Salyadi di Jakarta, Selasa (4/3/2025).

Saat ini Indonesia tengah berupaya memenuhi kebutuhan energi nasional tanpa bergantung pada bahan bakar impor untuk mencapai swasembada energi.

Salyadi mengatakan bahwa Indonesia sangat mampu menekan impor bahan bakar fosil apabila mengembangkan sumber energi terbarukan secara optimal. Salah satunya adalah melalui biofuel yang diharapkan mampu mengurangi impor bensin untuk kendaraan.

Pertamina mengatakan pihak nya telah berhasil menekan impor solar dengan penggunaan Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dari minyak sawit.

“Nah ini kalau kita bisa misalnya melakukan yang sama dengan untuk bensin, sebetulnya mungkin impor itu akan tertutupi dari sisi produknya,” ucap Salyadi.

“Jadi kita tidak usah lagi mengimpor tadi, mungkin Ron 90, Ron 92, dan sebagainya, kalau kita bisa memenuhi dari bioetanol. Jadi kalau untuk solar itu kita pakai FAME,” tambahnya.

BACA JUGA:

Pemerintah Lanjutkan Kebijakan Gas Bumi Murah (HGBT), Menuju Swasembada Energi

Dorong Swasembada Pangan, Kementan-Kemnaker Kolaborasi Percepatan Pertanian Modern

Kerjasama Multipihak 

Dalam mempercepat program berbasi biofuel ini, Salyadi mengatakan pihak nya telah bekerja sama dengan sejumlah pihak terkait, salah satunya Kementerian Kehutanan.

“Kita perlu kembangkan dan tentunya juga perlu support dari berbagai pihak. Dan Alhamdulillah, Kementerian Kehutanan ini sudah sangat support ya kita, terutama dalam penyediaan lahan untuk bahan baku tersebut” ucapnya.

Melalui peningkatan produksi bahan bakar nabati, maka konsumsi bahan bakar fosil yang tidak dapat diperbarui dapat dikurangi. Dengan Biofuel ini, Indonesia diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan juga mengurangi impor untuk mencapai swasembada energi.

Salyadi menyampaikan, meskipun tidak mudah dan membutuhkan waktu yang lama, pembangungan ini adalah tantangan yang harus dilalui Indonesia. Pada akhirnya, Indonesia mampu mencapai swasembada energi dan mampu memanfaatkan energi terbarukan dari hasil produksi dalam negeri.

“Nah ini sebetulnya kesempatan kita, Pertamina dan juga negara kita, untuk bisa mencapai swasembada energi. Karena bagaimanapun juga, kita tahu semua bahwa untuk meningkatkan produksi minyak fosil fuel ini memang tidak mudah dan juga mungkin perlu waktu yang tidak sebentar,” tutupnya.

 

(Raidi/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru