Prabowo Kumpulkan 16 Ormas Islam di Hambalang, Pemadam Kemarahan Rakyat?

prabowo kumpulkan ormas islam
Presiden Prabowo Subianto mengundang 16 ormas Islam ke kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/8/2025). (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)
-

Tidak ada video disisipkan.

BOGOR, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden RI Prabowo Subianto mengundang 16 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam ke kediamannya di Hambalang, Bogor, Sabtu (30/8/2025), di tengah memanasnya situasi nasional akibat demonstrasi yang meluas pasca tewasnya Affan Kurniawan, pemuda 21 tahun yang terlindas kendaraan taktis Brimob.

Pertemuan tertutup yang berlangsung sekitar tiga jam itu dihadiri pimpinan Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Hidayatullah, Al Irsyad, Persatuan Islam, hingga Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII).

Menenangkan Publik

Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), menyampaikan bahwa ormas Islam sepakat membantu meredakan ketegangan.

“Kami berdialog dari hati ke hati, memahami permasalahan bangsa, khususnya hari-hari ini, dan bersepakat untuk mengajak masyarakat lebih tenang,” ujar Gus Yahya.

Ia menambahkan, Prabowo berencana kembali mengundang ormas-ormas Islam ke Istana Negara untuk merumuskan tekad dan sikap bersama.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan bahwa ormas Islam memiliki peran historis dalam menjaga keutuhan bangsa.

“Indonesia adalah negara demokrasi, aspirasi bisa disampaikan di ruang publik, tapi harus dengan tanggung jawab, bukan dengan kekerasan,” kata Haedar.

Pertemuan di Hambalang turut dihadiri Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Kepala BIN Herindra, serta sejumlah menteri seperti Abdul Mu’ti (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah) dan Saifullah Yusuf alias Gus Ipul (Menteri Sosial). Kehadiran mereka menegaskan bahwa situasi nasional kini dipandang sebagai krisis yang membutuhkan koordinasi lintas sektor.

Baca Juga:

Bangkai Mobil Sisa Amukan Pendemo Jadi Santapan Empuk Rayap Besi!

Fraksi PDIP hingga Gerindra Setuju Evaluasi Tunjangan Anggota DPR

Gelombang protes yang meluas di Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, hingga Makassar awalnya terkait penolakan terhadap tunjangan rumah anggota DPR RI. Namun, kemarahan publik meledak setelah peristiwa tragis yang menimpa Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online.

Affan tewas setelah terlindas kendaraan taktis Brimob saat aparat membubarkan aksi pada Kamis (28/8/2025). Insiden ini memicu gelombang protes berhari-hari, bahkan diwarnai bentrokan antara massa dengan aparat keamanan.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru