Ridwan Kamil: Ribuan Santri Ponpes Al Zaytun akan Dibina Kemenag

polusi udara rumus wfh asn
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. (Foto: humas Pemprov Jabar)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID: Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, ribuan santri Pondok Pesantren Al Zaytun, Indramayu, bakal dibina oleh Kementerian Agama.

Ia mengatakan, proses hukum terhadap pimpinan ponpes, Panji Gumilang tak boleh menghalangi ribuan santri untuk mendapatkan hak mengakses pendidikan.

“Ribuan santrinya akan diambil alih oleh Kementerian Agama karena mereka adalah anak-anak bangsa yang harus terus belajar. Tapi, tentu dengan pola belajar dan kurikulum yang sesuai dengan yang kami sepakati,” kata Ridwan Kamil, Sabtu (8/7/2023).

“Dalam keislaman, kita sudah sepakat ahlussunnah wal jama’ah. Jadi, tidak boleh ada fatwa, fikih, yang bertentangan dengan yang sudah menjadi kesepakatan,” tambahnya.

BACA JUGA: Polemik Al Zaytun, BNPT Usulkan NII Masuk Daftar Organisasi Teror! 

Keberadaan Ponpes Al Zaytun dianggap meresahkan warga sekitar karena dinilai telah mengajarkan ajaran yang menyimpang. Hal itu dimulai sejak beredar video saf salat Ied Fitri yang mencampur jemaah perempuan dengan laki-laki.

Publik pun mendesak agar ponpes yang dibangun sejak 1999 lalu segera dibubarkan. Namun, Wakil Presiden Ma’ruf Amin memastikan tak akan membubarkan Ponpes Al Zaytun. Hal itu lantaran jumlah santri yang menuntut ilmu di sana mencapai 7.000 orang.

“Masyarakat memang ingin membubarkan atau menutup (ponpes). Tetapi, memang ada pertimbangan, di situ santrinya cukup besar (jumlahnya). Ini sebetulnya perlu dibina, pemahamannya dan komitmen kebangsaannya perlu diluruskan,” kata Ma’ruf pada 5 Juli 2023 lalu di Jakarta.

Pemimpin Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang, kemudian dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri oleh Ketua Forum Advokat Pembela Pancasila, Ihsan Tanjung. Panji dituduh telah melakukan penistaan agama.

Panji pun sudah dipanggil untuk diinterogasi oleh penyidik pada 3 Juli 2023 lalu. Namun, statusnya masih sebagai terlapor.

Pengusutan soal Ponpes Al Zaytun itu kemudian turut melebar ke pemeriksaan rekening atas nama Panji. Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) kemudian menemukan ada 256 rekening di bank terkait Panji.

Namun, ratusan rekening itu dibuat dengan enam identitas berbeda. Di sisi lain, ada 33 rekening yang diketahui atas nama Ponpes Al Zaytun.

PPATK kemudian memblokir ratusan rekening atas nama Panji. Belakangan diketahui, nominal transaksi di ratusan rekening itu sangat besar.

“Iya (rekening diblokir),” ungkap Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana ketika dikonfirmasi pada 6 Juli 2023 lalu.

Dia menyatakan pemblokiran dilakukan dalam rangka analisa yang dilakukan oleh PPATK. Tapi, Ivan belum bersedia mengungkap temuan dan hasil analisa PPATK itu.

Dia hanya menyebut terdapat transaksi dengan nilai yang sangat besar di ratusan rekening tersebut.

“Masif dan besar sekali (nilai transaksinya),” tutur dia.

BACA JUGA: Panji Gumilang Bicara Al Quran, Ma’ruf Amin Lontarkan Sindiran Menohok

(Dist)

 

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru