JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pakar telematika Roy Suryo belum habis dari sorotan terkait polemik isu ijazah palsu, kini dirinya mengunjungi makam ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencuat di media sosial.
Aksinya pun, lantas mengundang reaksi dari loyalis Jokowi sekaligus Sekretaris Jenderal Peradi Bersatu, Ade Darmawan.
“Jadi teman-teman hari ini, cie ada yang ke kuburan, ada yang ke kuburan nih ye,” ucap Ade saat ditemui di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (09/10/2025).
Ia menegaskan bahwa pihaknya, bersama relawan pendukung Jokowi, tetap fokus mendorong kejelasan hukum dalam kasus dugaan penyebaran fitnah dan pencemaran nama baik terkait isu ijazah palsu yang menyeret nama Presiden Jokowi.
“Nah, karena mereka ke kuburan, kami ke Mabes Polri. Silakan ziarah, kami di sini memberikan surat teguran dan pengawasan terhadap penyidikan di Polda Metro,” jelas Ade.
Di kesempatan yang sama, politisi PSI sekaligus pendukung setia Presiden Jokowi, Ade Armando, turut mendesak pihak kepolisian agar segera menetapkan tersangka dalam perkara ini. Ia menilai, penanganan kasus tersebut tidak boleh dibiarkan terus tertunda, apalagi mengingat masifnya penyebaran hoaks di dunia maya.
BACA JUGA:
Politikus PDIP Ragu Jokowi Sambangi Prabowo Bukan Bicara Kebangsaan
Empat Mata Jokowi dan Prabowo di Kartanegara, Hanya Sekedar Kunjungan Biasa?
“Jika tidak terbukti mencemarkan nama baik atau menghina Pak Jokowi, ya sudah, diputuskan tidak terjadi pencemaran nama baik,” ujar Ade Armando.
“Namun jika terbukti, penegakan hukum harus dilakukan. Orang harus tahu bahwa hal itu tidak boleh dilakukan di Indonesia,” lanjutnya.
Untuk diketahui, Polda Metro Jaya sebelumnya telah menerima pelimpahan laporan dari empat Polres terkait tudingan ijazah palsu Jokowi. Penanganan perkara kini berada di bawah Subdirektorat Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, dan status kasus tersebut telah dinaikkan dari penyelidikan ke penyidikan.
(Saepul)











