Setelah Garuda, Danantara Bidik Penyertaan Modal ke Krakatau Steel

Danantara Bidik Penyertaan Modal ke Krakatau Steel
PT Krakatau Steel (KRAS) mencatat rekor produksi bulanan baja lembaran dingin atau baja Cold Rolled Coil (CRC) 81.342 ton per 31 Oktober 2021. (Ist)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — PT Danantara Asset Management (Persero) sedang menuntaskan kajian pemberian dukungan modal kerja bagi PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) sebagai bagian dari upaya memperkuat operasional inti perusahaan baja pelat merah tersebut.

Managing Director Danantara, Febriany Eddy, menjelaskan bahwa proses finalisasi telah memasuki tahap akhir. Ia menegaskan bahwa bantuan modal kerja ini ditargetkan mendukung kegiatan operasional utama Krakatau Steel yang saat ini menghadapi tekanan kinerja.

“Kondisi keuangan Krakatau Steel memang masih berat. Mereka mengajukan dukungan modal kerja kepada Danantara dan saat ini jumlah serta detailnya sedang divalidasi. Prosesnya hampir final, sehingga dalam waktu dekat dapat diberikan untuk menopang operasi inti bajanya,” ujar Febriany di Jakarta, Jumat (14/11/2025).

Ia menambahkan, dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Danantara untuk memperkuat kembali fondasi manufaktur nasional. Febriany menjelaskan bahwa KRAS merupakan salah satu perusahaan strategis yang berada di kawasan industri dengan keunggulan logistik.

Perusahaan memiliki akses jalan tol, jalur kereta, dan pelabuhan laut dalam berkapasitas 200.000 deadweight tonnage (DWT) yang dapat meningkatkan efisiensi rantai pasok.

Baca Juga:

Dikabarkan Terlibat dalam Merger GoTo dan Grab, Danantara Buka Suara

Danantara Ungkap Total Perusahaan BUMN Tembus 1.000, Punya 338 Anak hingga 585 Cucu

Potensi kawasan industri tersebut dinilai sangat besar dan dapat berkembang optimal apabila pengelolaannya dilakukan secara tepat. Karena itu, Danantara juga mendorong revitalisasi ekosistem industri baja agar mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas.

“Di klaster saya, fokusnya adalah membangun kembali basis manufaktur yang kuat di Indonesia. Tujuan akhirnya adalah menciptakan lapangan kerja yang berkualitas dan skill-based,” tambahnya.

Berdasarkan keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), KRAS mengajukan dukungan modal kerja sebesar US$ 500 juta kepada Danantara. Pada tahap awal, kebutuhan jangka pendek akan dipenuhi melalui skema pinjaman pemegang saham (PPS) senilai US$ 250 juta.

Dana tersebut akan dialokasikan untuk kebutuhan operasional utama, termasuk pembelian slab untuk pabrik hot strip mill (HSM), hot rolled coil (HRC), hingga cold rolled coil full hard (CRC F/H) bagi fasilitas cold rolling mill (CRM) PT KBI. Penggunaan modal kerja akan disesuaikan dengan siklus kas setiap fasilitas.

(usamah kustiawan)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru