Situasi Genting Demo Kerusuhan Nepal, Kemenlu Pastikan WNI Aman

Situasi Genting Demo Kerusuhan Nepal, Kemenlu Pastikan WNI Aman
Kerusuhan Nepal akibat larangan medsos tewaskan 30 orang dan 13.500 napi kabur. Di saat yang sama situasi di negara itu mulai tenang. (AP/AP)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memastikan warga negara Indonesia (WNI) di Nepal dalam kondisi aman di tengah aksi demonstrasi besar-besaran dari puluhan ribu anak muda yang terjadi di Nepal sejak Senin (8/9/2025) waktu setempat.

Direktur Pelindungan WNI Kemenlu Judha Nugraha menyampaikan, pihaknya terus berkoordinasi dengan KBRI Dhaka yang diakreditasikan ke Nepal, Konsul Kehormatan RI di Nepal, serta berbagai pihak lainnya terkait Indonesia di negara itu guna memastikan keselamatan WNI yang ada di negara pegunungan tersebut.

“Hingga saat ini tidak ada informasi adanya WNI yang menjadi korban kerusuhan tersebut,” kata Judha menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta, dikutip dari Antara.

Ia meminta para WNI yang sedang berkunjung atau berwisata di Nepal segera melapor ke layanan hotline KBRI Dhaka.

Menurut data KBRI Dhaka, ada 57 WNI yang menetap di Nepal, 43 anggota delegasi RI yang mengikuti konferensi internasional di Kathmandu, dua anggota TNI yang sedang mengikuti pelatihan, serta 23 wisatawan WNI. Semua dipastikan dalam keadaan aman.

Baca Juga:

Kemnaker Bongkar Puluhan TKA Bermasalah di PT WNI Morowali

WNI Tertangkap dalam Razia Imigrasi di Pabrik Hyundai AS

“Semua dipastikan dalam keadaan aman,” pungkas Judha singkat.

Sebagai informasi, aksi demonstrasi generasi Z di Nepal dipicu oleh kebijakan pemerintah Nepal yang sebelumnya memblokir 26 situs media sosial, termasuk WhatsApp, Facebook, Instagram, LinkedIn, dan YouTube. Keputusan pemerintah tersebut kemudian memicu puluhan ribu pemuda di Nepal untuk turun ke jalan, berunjuk rasa menuntut pencabutan larangan sekaligus meneriakkan tuduhan praktik korupsi para elite politik Nepal.

Aksi unjuk rasa di Kathmandu pada Senin (8/9/2025) kemudian berujung ricuh, bentrokan pecah ketika pengunjuk rasa menerobos barikade dan mencoba menyerbu gedung parlemen serta membakar gerbang gedung tersebut. Hingga Rabu (10/9/2025) setidaknya 22 orang dilaporkan menjadi korban jiwa sejak kerusuhan terjadi.

Kerusuhan Mulai Mereda

Kerusuhan Nepal mulai mereda pada Kamis (11/9/2025) ini. Hanya saja kerusahan tersebut dilaporkan Mint cukup mengkhawatirkan karena banyaknya korban jiwa.

Total ada 30 orang yang tewas akibat kerusuhan yang terjadi pada 8-9 September 2025 lalu. Kementerian Kesehatan Nepal bahkan mencatat sebanyak 1.033 orang terluka akibat aksi protes ini.

Di saat yang sama 13.500 narapidana berhasil kabur dari berbagai penjara di seluruh negeri memanfaatkan kerusuhan tersebut. Pihak kepolisian mengonfirmasi ribuan tahanan kabur dari berbagai penjara, termasuk Dilli Bazaar. Beberapa di antaranya berhasil ditangkap kembali, namun menolak kembali ke sel. (usamah kustiawan)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru