JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi klaim bahwa Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei tewas dalam serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel.
Kantor berita Fars News Agency melaporkan, pemerintah Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari serta meliburkan aktivitas kerja selama sepekan.
Menurut laporan tersebut, Khamenei disebut menjadi korban dalam rangkaian serangan yang terjadi pada Sabtu (28/2/2026). Hingga kini, klaim tersebut bersumber dari media pemerintah Iran dan belum terdapat verifikasi independen dari lembaga internasional.
Serangan ke Teheran dan Target Strategis
Sebelumnya, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di ibu kota Teheran.
Serangan tersebut dilaporkan menimbulkan kerusakan pada beberapa fasilitas serta korban jiwa dan luka-luka di kalangan sipil. Pemerintah Iran menyebut tindakan tersebut sebagai agresi langsung terhadap kedaulatan negara.
Pihak Amerika Serikat dan Israel belum merilis pernyataan rinci mengenai klaim gugurnya pemimpin tertinggi Iran dalam operasi tersebut.
Iran Luncurkan Serangan Balasan
Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel serta ke sejumlah instalasi militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Eskalasi ini memperburuk situasi keamanan regional dan memicu kekhawatiran akan konflik terbuka yang lebih luas. Sejumlah negara dilaporkan meningkatkan status kewaspadaan terhadap dampak lanjutan konflik tersebut, termasuk gangguan penerbangan dan aktivitas ekonomi.
Baca Juga:
Imbas Konflik Iran-AS, Wamen HAM Tertahan di Bandara Doha
Serangan AS-Iran Bergejolak, Prabowo Siap ke Tehran Jadi Mediator Damai
Klaim kematian Ali Khamenei menjadi perkembangan paling signifikan dalam konflik ini. Namun, mengingat sensitivitas dan dampak geopolitik yang besar, konfirmasi resmi tambahan dari berbagai pihak masih dinantikan.
Perkembangan selanjutnya akan sangat menentukan arah stabilitas kawasan Timur Tengah serta dinamika hubungan internasional dalam waktu dekat.
(Dist)




