Terekam CCTV: Terapis Pejaten Terlihat Gelisah, Hindari Kamera Sebelum Tewas

CCTV Terapis di Pejaten
Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kepolisian telah menganalisis rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi penemuan jenazah seorang terapis remaja di bawah umur berinisial RTA di kawasan Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Remaja tersebut ditemukan meninggal dunia pada 2 Oktober 2025.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo, mengungkapkan bahwa hasil rekaman menunjukkan korban sempat beberapa kali keluar masuk kamar mandi dengan gerak-gerik yang dinilai mencurigakan.

Ia menambahkan, dalam rekaman tersebut, korban tampak gelisah dan berusaha menghindari arah sorotan kamera pengawas.

“Dia terlihat celingukan, seperti tahu ada kamera. Beberapa kali bolak-balik kamar mandi sambil berusaha keluar dari area pantauan CCTV,” ujar Ardian melalui keterangan pers, dikutip Selasa (14/10/2025).

Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jakarta Timur, AKP Citra Ayu Civilia, mengungkapkan bahwa penyidik telah melayangkan surat panggilan resmi kepada manajemen spa tempat korban RTA bekerja sebelum ditemukan tewas.

Hingga kini, sedikitnya 14 orang saksi telah diperiksa, termasuk rekan-rekan sesama terapis, petugas keamanan, serta warga yang pertama kali menemukan jenazah korban di lokasi kejadian.

Sementara itu, Bareskrim Polri menyatakan kesiapannya untuk memberikan asistensi dalam proses penyidikan yang saat ini ditangani oleh Polres Metro Jakarta Selatan.

“Betul, kami lakukan asistensi,” ujar Direktur Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Perlindungan Perdagangan Orang (PPO) Brigadir Jenderal Nurul Azizah melalui keterangan pers pada Senin (13/10/2025).

Menurut Nurul, penyidik masih menunggu hasul autopsi jasad korban untuk mengetahui penyebab kematiannya.

Polisi semula memperkirakan usia RTA 25 tahun. Namun seiring berkembangnya kasus, terdapat dugaan RTA adalah pekerja di bawah umur.

Berdasarkan keterangan sejumlah rekan kerja, RTA diketahui baru beberapa bulan terakhir menetap di kawasan Pejaten. Sebelumnya, remaja tersebut disebut telah memiliki pengalaman bekerja di Bali.

Kematian RTA dilaporkan oleh sang kakak kepada pihak kepolisian dengan dugaan adanya praktik eksploitasi terhadap korban.

“Laporan dari pihak keluarga mengarah pada dugaan eksploitasi. Kakak korban juga menyatakan bahwa usia RTA baru 14 tahun,” ungkap AKP Citra Ayu Civilia dari Unit PPA Polres Jakarta Timur.

Baca Juga:

Bareskrim Beri Asistensi Kasus Kematian Wanita Terapis di Pejaten Jaksel

Wanita Terapis yang Ditemukan Tewas di Pejaten Jaksel Dipastikan Tidak Sedang Hamil

Saat ini, kepolisian masih mendalami penyebab pasti kematian RTA, termasuk membuka kemungkinan adanya tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di balik kasus ini.

“Kami masih mengumpulkan fakta-fakta untuk memastikan apakah dugaan tersebut benar atau tidak,” ujar Citra.

(Vini Virdiyanti/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru