BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Khawatir bau mulut saat berpuasa? Saat puasa, produksi air liur menurun sehingga risiko bau mulut meningkat. Tapi tenang, kesehatan gigi dan mulut tetap bisa dijaga, bahkan perawatan ke dokter gigi pun tetap diperbolehkan.
Yuk,simak tips menjaga kesehatan gigi dan mulut saat berpuasa oleh drg. Lelly Andayasari, M.Kes, Periset dari Pusat Riset Kedokteran Preklinis dan Klinis BRIN.
Saat berpuasa, produksi air liur menurun sehingga keseimbangan pH (tingkat keasaman) di rongga mulut ikut berubah. Akibatnya, mulut terasa lebih kering dan risiko munculnya bau mulut (halitosis) pun meningkat.
Tips menjaga kesehatan mulut dan gigi selama berpuasa:
- Bersihkan ronga mulit secara menyeluruh dengan menyikat gigi setelah sahur dan sbeelum tidur malam
Menyikat gigi bukan sekadar rutinitas, tapi fondasi kesehatan mulut. Pastikan Anda menyikat gigi setidaknya dua kali sehari
- Perbanyak konsumsi makanan berserat
Makanan berserat seperti buah dan sayuran. Serat membantu merangsang produksi air liur dan membersihkan permukaan gigi secara alami.
- Batasi konsumsi makanan tinggi gula atau karbohidrat
Makanan yang terlalu manis dan lengket yang bisa memicu karies.
- Hindari/batasi makanan yang berbau menyengat
Apa yang Anda makan sangat memengaruhi aroma napas, karena itu jauhi makanan berbau menyengat (seperti bawang putih, bawang merah, atau petai).
Baca Juga:
46 Persen Siswa Sekolah Rakyat Bermasalah Gigi, Kemenkes Angkat Bicara
- Hidrasi yang cukup
Saat berpuasa, produksi air liur (saliva) menurun, yang menyebabkan mulut terasa kering. Air liur berfungsi sebagai pembersih alami mulut. Oleh karena itu, pastikan Anda mencukupi kebutuhan cairan dengan minum air putih yang cukup saat waktu berbuka hingga sahur. Tubuh yang terhidrasi dengan baik akan membantu menjaga produksi air liur tetap stabil.
- Melakukan perawatan ke dokter gigi
Jangan tunggu sakit gigi baru ke dokter. Sebelum memasuki bulan Ramadan, disarankan untuk melakukan pemeriksaan gigi rutin (seperti pembersihan karang gigi atau menambal gigi berlubang). Jika ada keluhan mendesak selama puasa, kunjungan ke dokter gigi tetap aman dilakukan setelah berbuka.
Perawatan gigi apa saja yang dibolehkan saat puasa?
- Pemeriksaan gigi rutin
- Scaling atau pembersihan karang gigi
- Penambalan gigi berlubang
- Perawatan saluran akar (endodontik)
- Kontrol ortodonti (behel)











