7 WNI Tewas dalam Kebakaran Hong Kong, 79 Lainnya Belum Terverifikasi

WNI tewas Hong Kong,
(X/stevenjay56)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Konsulat Jenderal RI (KJRI) Hong Kong menyampaikan bahwa Warga Negara Indonesia (WNI) yang meninggal dunia akibat kebakaran apartemen di Hong Kong menjadi tujuh orang.

“Berdasarkan hasil koordinasi dengan Hong Kong Police Force, hingga saat ini, WNI yang menjadi korban meninggal dunia total berjumlah 7 orang,” menurut pernyataan tertulis KJRI Hong Kong yang diterima di Jakarta, Sabtu.

KJRI Hong Kong juga menyatakan, bahwa semua korban merupakan perempuan pekerja migran Indonesia (PMI) di sektor domestik.

Pihak KJRI menjelaskan, bahwa proses pendataan dilakukan melalui konsolidasi data ketenagakerjaan dan verifikasi lapangan. Dari sekitar 140 WNI yang bekerja di kawasan tersebut, sebanyak 61 orang sudah berhasil dipastikan aman maupun teridentifikasi sebagai korban.

“Sementara itu, 79 WNI/PMI lainnya masih terus diverifikasi keberadaan dan kondisinya,” demikian pernyataan KJRI.

Baca Juga:

Prabowo Belum Tetapkan Darurat Bencana Nasional, Meski 174 Korban Tewas di Sumatera

Mentan Amran Pecat Staf Pemalak Petani: Sudah Susah, Jangan Dibikin Berat!

KJRI Hong Kong menyebut, proses identifikasi jenazah masih dilakukan otoritas setempat.

Pihak KJRI turut membantu penanganan jenazah serta menyalurkan bantuan logistik ke sejumlah titik penampungan. Posko layanan darurat juga didirikan, termasuk layanan terkait paspor dan informasi keluarga.

“KJRI terus aktif memantau perkembangan dan menindaklanjuti keadaan di lapangan serta berkoordinasi dengan otoritas setempat,” ujar pernyataan itu.

Kebakaran besar tersebut terjadi pada Rabu (26/11) dan hingga Jumat tengah malam telah menewaskan 128 orang serta melukai puluhan lainnya. Polisi Hong Kong masih menyelidiki penyebab kebakaran dan telah menahan 11 orang sebagai tersangka terkait dugaan manslaughter, atau tindakan yang menyebabkan kematian tanpa unsur kesengajaan penuh.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa ada dua WNI yang meninggal dunia dan dua WNI yang terluka akibat kebakaran di Hong Kong, yang semua merupakan pekerja migran Indonesia (PMI) di sektor domestik. Pada Rabu (26/11), kebakaran besar melanda kompleks perumahan Wang Fuk Court di Hong Kong, dan hingga Jumat tengah malam (28/11), jumlah korban meninggal telah mencapai 128 orang dan 79 orang terluka.

KJRI Hong Kong menyampaikan bahwa otoritas Hong Kong masih terus melakukan penyidikan penyebab kebakaran dan sampai saat ini, sebanyak 11 orang telah menjadi tersangka dan ditahan dengan tuntutan manslaughter.

Manslaughter dalam konteks hukum pidana merujuk pada tindakan yang menyebabkan kematian orang lain tanpa unsur kesengajaan penuh.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru