Update Data Korban Bencana Aceh, Sumbar, Sumut, BNPB: 1059 Meninggal, 192 Hilang

-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – BNPB terus memperbarui data korban akibat bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, hingga Kamis (18/12/2025) pukul 12.00 WIB.

Tercatat sebanyak 1.059 orang meninggal dunia, 192 hilang, dan 7 ribu terluka. Hal ini berdasarkan dashboard penanganan darurat banjir dan longsor di tiga provinsi tersebut.

Selain itu, tercatat 147.236 ribu rumah rusak di 52 kabupaten. Bencana ini juga merusak 434 rumah ibadah, 967 fasilitas pendidikan, 219 fasilitas kesehatan, 145 jembatan, 290 gedung/kantor, serta 1,6 ribu fasilitas umum.

BNPB Percepat Pembangunan Hunian Sementara di Sumbar

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.

Pembangunan huntara direncanakan di tiga lokasi di Kecamatan Palembayan, dengan lokasi utama berada di Lapangan Bola SDN 05 Kayu Pasak, Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia Timur.

Di atas lahan seluas 5.632 meter persegi ini akan dibangun 117 unit huntara tipe barak, lengkap dengan pos jaga dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendukung kebutuhan dasar warga terdampak.

Baca Juga:

Komnas HAM Desak Status Bencana Nasional untuk Banjir–Longsor Sumatera, Ini Alasannya

Kemenhut Segel 11 Subjek Hukum Terduga Perusak Hutan Sumatera

Pelaksanaan pembangunan berada di bawah komando Dandim 0304/Agam dengan dukungan lintas sektor dan ditargetkan dapat dihuni sebelum 2 Januari 2026.

Langkah ini dilakukan agar warga pengungsi dapat segera dipindahkan sebelum kegiatan belajar mengajar kembali dimulai pada awal Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026.

Pos Kesehatan di Tapanuli Tengah Ramai Dikunjungi Pengungsi

Memasuki minggu ketiga pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Tapanuli Tengah, pos kesehatan yang ada di GOR Pandan masih ramai dikunjungi para pengungsi.

Meskipun demikian, jumlah pasien sudah mengalami penurunan. Pos kesehatan ini dijadwalkan akan tetap beroperasi hingga masa tanggap darurat selesai.

Terima kasih untuk rekan-rekan tenaga medis yang selalu siap turun ke lapangan untuk membantu mengobati para pengungsi yang sakit.

Penanggulangan bencana adalah kerja bersama. Secara bertahap, semangat gotong royong membuat proses pemulihan Sumatra lekas terlaksana.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru