Urus SIM tapi Nunggak BPJS, Masih Bisa?

SIM dan Kepesertaan Aktif JKN Penting Bagi Masyarakat
Ilustrasi-SIM (Teropong Media)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID –Kepemilikan kartu BPJS Kesehatan yang aktif menjadi syarat wajib untuk mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) baru maupun perpanjangan, mulai Juli 2024.

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia nomor 2 tahun 2023, yang merupakan perubahan atas peraturan tahun 2021 tentang penerbitan dan penandaan SIM.

Uji coba kebijakan ini akan berlangsung hingga 30 September 2024. Namun, timbul pertanyaan, bagaimana dengan BPJS yang menunggak iuran?

Aturan BPJS Nunggak saat Urus SIM

Pemohon SIM yang memiliki tunggakan BPJS tetap dapat melanjutkan proses pengurusan SIM dengan beberapa solusi yang telah disediakan. Kombes Pol Heru Sutopo, Kasubdit SIM Ditregident Korlantas Polri, menjelaskan beberapa cara yang bisa ditempuh. Adapun pilihannya, diantaranya:

1. Melunasi Tunggakan 

Bagi yang mampu, melunasi tunggakan sebelum proses penerbitan SIM selesai adalah cara paling cepat. Tersedia berbagai kanal pembayaran resmi BPJS Kesehatan yang dapat memudahkan proses pelunasan.

2. Mendaftar Cicilan Iuran Melalui Daring

Bagi yang belum mampu melunasi tunggakan sekaligus, BPJS Kesehatan menyediakan fasilitas kemudahan melalui program cicilan iuran. Pemohon hanya perlu mendaftar cicilan melalui daring, dan bukti pendaftaran yang sah sudah cukup menjadi bukti untuk melanjutkan proses pengurusan SIM.

3. Program Rencana Pembayaran Bertahap

Bukti kepesertaan dalam Program Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB) BPJS Kesehatan juga dapat digunakan. Program ini memungkinkan peserta untuk membayar iuran secara bertahap sesuai dengan kesepakatan yang dibuat dengan BPJS Kesehatan.

Pengecekan status kepesertaan aktif BPJS Kesehatan dapat dilakukan dengan mudah melalui dua cara utama:

  • Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp

Pemohon dapat menghubungi layanan administrasi BPJS Kesehatan melalui WhatsApp di nomor 08118165165. Layanan ini memudahkan peserta untuk mengecek status kepesertaan mereka tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.

  • Aplikasi Mobile JKN

Aplikasi mobile JKN juga menyediakan fitur untuk mengecek status kepesertaan. Aplikasi ini dapat diunduh secara gratis di platform Android dan iOS, sehingga memudahkan akses informasi kapan saja dan di mana saja.

Persyaratan Administrasi 

Untuk mengurus SIM baru maupun perpanjangan, pemohon harus memenuhi beberapa persyaratan administrasi yang telah ditetapkan, antara lain:

1. Mengisi dan Menyerahkan Formulir Pendaftaran

Formulir pendaftaran SIM dapat diisi dan diserahkan secara manual maupun elektronik. Formulir ini berisi data diri dan informasi lain yang dibutuhkan untuk proses penerbitan SIM.

2. Melampirkan Fotokopi KTP atau Dokumen Keimigrasian

Pemohon harus melampirkan fotokopi KTP bagi WNI atau dokumen keimigrasian bagi WNA. Dokumen ini digunakan untuk verifikasi identitas pemohon.

3. Melampirkan Fotokopi Sertifikat Pendidikan dan Pelatihan Mengemudi

Sertifikat ini menunjukkan bahwa pemohon telah mengikuti pendidikan dan pelatihan mengemudi yang diakui. Bagi yang tidak mengikuti pendidikan resmi, harus melampirkan surat hasil verifikasi kompetensi mengemudi.

4. Khusus untuk WNA

WNA yang ingin mengurus SIM di Indonesia juga harus melampirkan surat izin kerja dari kementerian terkait sebagai bukti legalitas mereka untuk bekerja di Indonesia.

5. Melakukan Perekaman Biometri

Pemohon harus melakukan perekaman biometri yang meliputi sidik jari, pengenalan wajah, dan retina mata. Data biometri ini digunakan untuk memastikan keamanan dan keaslian identitas pemohon.

6. Melampirkan Tanda Bukti Kepesertaan 

Pemohon harus melampirkan tanda bukti kepesertaan aktif dalam program jaminan kesehatan nasional (BPJS Kesehatan). Bukti ini menjadi salah satu syarat wajib untuk penerbitan SIM.

7. Menyerahkan Bukti Pembayaran 

Bukti pembayaran penerimaan bukan pajak juga harus diserahkan sebagai bagian dari persyaratan administrasi. Pembayaran ini dilakukan untuk biaya penerbitan SIM.

Solusi Bagi Pemohon dengan Kendala Keuangan

BPJS Kesehatan memahami bahwa tidak semua peserta mampu melunasi tunggakan sekaligus. Oleh karena itu, beberapa solusi telah disediakan untuk membantu pemohon dengan kendala keuangan:

  • Program Cicilan Iuran

Program cicilan iuran BPJS Kesehatan memungkinkan peserta untuk membayar tunggakan secara bertahap. Peserta dapat mendaftar secara daring dan menggunakan bukti pendaftaran cicilan sebagai bukti kepesertaan aktif.

  • Program REHAB

Program REHAB memberikan kemudahan bagi peserta untuk menyusun rencana pembayaran bertahap sesuai kemampuan finansial mereka. Peserta yang mengikuti program ini dapat melanjutkan proses pengurusan SIM dengan menunjukkan bukti kepesertaan dalam program REHAB.

  • Kanal Pembayaran Resmi

BPJS Kesehatan menyediakan berbagai kanal pembayaran resmi untuk memudahkan peserta melunasi tunggakan. Kanal pembayaran ini mencakup bank, aplikasi mobile banking, dan layanan keuangan lainnya.

 

(Saepul/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru