Usut Kematian Diplomat Kemlu, Polisi Terapkan Metode Scientific Investigation

Diplomat Kemlu
Ilustrasi. (Istokcphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Polda Metro Jaya berencana menerapkan metode penyelidikan ilmiah (scientific investigation) untuk mengusut penyebab kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (ADP).

“Jadi, dari penyelidik masih menunggu hasilnya dari pemeriksaan lab. Pemeriksaan laboratoris sesuai yang disampaikan Bapak Kapolda, ini akan diungkap secara scientific investigation,” ujar Kasubdit Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak, Senin (14/7/2025).

Ia menyampaikan pihak kepolisian akan mengusut kasus kematian pegawai Kemlu tersebut dengan pendekatan ilmiah. Saat ini, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk memastikan penyebab pasti meninggalnya korban.

“Jadi kita menunggu, penyelidik menunggu semua keterangan, nanti baru kita kesampaikan hasilnya,” katanya.

Polisi juga masih mengumpulkan dan mendalami keterangan dari sejumlah saksi untuk menyelidiki lebih lanjut penyebab kematian korban. Hingga kini, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab pasti dari meninggalnya Arya.

Sebagai informasi, jasad Arya pertama kali ditemukan setelah sang istri melaporkan kehilangan kontak dengannya selama dua hari. Karena merasa khawatir, ia kemudian meminta bantuan penjaga indekos untuk memeriksa kamar suaminya.

Baca Juga:

Pria Kemeja Putih Mondar-Mandir di Depan Kamar Kos Diplomat Kemlu, Netizen: Karena Curiga di Dalam?

Aktivitas Diplomat Kemlu Terekam sebelum Tewas Mengenaskan di Kamar Kost

Saat kamar dibuka, Arya ditemukan telah meninggal dunia dalam posisi telentang di atas tempat tidur, dengan tubuh tertutup selimut. Kedua kakinya terlihat tertekuk, sementara kepala dan wajahnya dibalut lakban. Saat ini, jenazah tengah menjalani proses autopsi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dan kasusnya sedang ditangani oleh Polda Metro Jaya.

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru