Warga Pulomas Murka! Lapangan Padel di Tengah Permukiman Diprotes

lapangan padel pulomas
(Instagram/infopulomas)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGEMDIA.ID — Keberadaan lapangan padel di kawasan Pulomas, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, memicu penolakan warga setempat. Fasilitas olahraga yang berdiri di tengah permukiman padat itu dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan.

Sejumlah spanduk penolakan terpasang di sekitar area lapanga pada Minggu (22/2/2026). Warga RT 05/RW 13 secara terbuka menyuarakan keberatan atas operasional fasilitas tersebut.

Warga Keluhkan Kebisingan dan Kemacetan

Keluhan utama warga berkisar pada kebisingan yang muncul dari aktivitas permainan padel. Menurut mereka, suara pantulan bola dan aktivitas pemain terdengar cukup keras, terlebih karena lapangan beroperasi panjang setiap hari.

Lapangan disebut buka sejak pukul 06.00 hingga 22.00 WIB. Rentang waktu yang panjang itu membuat warga merasa waktu istirahat mereka terganggu.

Selain persoalan suara, mobilitas kendaraan keluar-masuk area lapangan juga menjadi sorotan. Warga menilai jalan lingkungan yang relatif sempit kini semakin padat, terutama pada jam-jam ramai.

Spanduk Protes dan Singgung Putusan PTUN

Di sejumlah titik sekitar lokasi, warga memasang spanduk bernada penolakan. Mereka meminta lingkungan tempat tinggal tetap tenang dan kondusif.

Penolakan tidak hanya berbasis kenyamanan, tetapi juga menyentuh aspek legalitas. Warga menyinggung putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta terkait perizinan bangunan lapangan padel tersebut.

Mereka merujuk pada putusan Nomor 214/G/2025/PTUN.JKT tertanggal 9 Desember 2025, yang menurut klaim warga menyatakan persetujuan bangunan tidak sah.

Baca Juga:

Viral Konten “Cukup Aku Saja WNI”, Alumni LPDP Dirujak Netizen

Polemik Belum Temui Titik Temu

Saat ini, di lokasi terdapat dua court padel yang digunakan secara bergantian hampir sepanjang hari. Aktivitas yang intens itu memperkuat kekhawatiran warga terhadap dampak jangka panjang bagi lingkungan permukiman.

Hingga berita ini diturunkan, polemik antara warga dan pengelola lapangan padel masih berlangsung. Belum ada kesepakatan yang mampu menjembatani kepentingan aktivitas olahraga dengan kenyamanan warga sekitar.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru