Yamaha Siapkan Mesin V4 untuk MotoGP, Tapi Belum Siap Tinggalkan M1!

Launching MotoGP 2026
Ilustrasi (Antara)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pabrikan Yamaha tengah bersiap memasuki era baru dengan mesin V4 MotoGP, namun belum akan meninggalkan sepenuhnya warisan empat silinder segaris YZR-M1.

Direktur Pelaksana Yamaha Motor Racing, Paolo Pavesio, menegaskan bahwa pengujian mesin V4 oleh pembalap pabrikan akan dilakukan tahun ini, tetapi tidak untuk digunakan dalam kompetisi musim 2025.

“Kami berencana agar mereka [para pembalap pabrikan] menguji motor, bukan membalap motor,” jelas Pavesio dalam acara Gear Up MotoGP.com di Mugello.

Mesin V4 Yamaha telah dikembangkan sejak pertengahan 2024 dan diumumkan secara resmi di Misano, September lalu.

Proyek ini menjadi langkah penting karena untuk pertama kalinya sejak 2004 Yamaha mempertimbangkan untuk keluar dari filosofi M1 dengan empat silinder segaris mesin yang telah menjadi identitas mereka di MotoGP selama dua dekade.

Namun Yamaha memilih untuk menjaga transisi ini tetap terkendali dan terukur, menjalankan proyek V4 secara paralel dengan pengembangan paket balap YZR-M1 yang masih digunakan musim ini.

“Ini adalah proyek pengembangan paralel. Semuanya akan sangat tergantung pada langkah-langkah selanjutnya di musim ini,” tambah Pavesio.

Sejauh ini, mesin V4 baru telah diuji secara privat di Circuit de Barcelona-Catalunya, namun baru dicoba oleh tim penguji dan dua pembalap Pramac Racing, Jack Miller dan Miguel Oliveira, bukan oleh rider pabrikan seperti Fabio Quartararo atau Alex Rins.

Pavesio juga menegaskan bahwa kehadiran mesin V4 di lintasan bukan sekadar eksperimen, tapi merupakan sinyal kuat arah masa depan Yamaha.

Meski begitu, mereka tetap menginginkan konsistensi kompetitif di setiap pekan balap dengan paket yang ada saat ini.

“Motornya sudah ada di lintasan, sudah dikenal publik. Tapi kami ingin memastikan V4 ini menjadi mesin masa depan terbaik, bukan sekadar berbeda,” tegasnya.

Langkah hati-hati ini mencerminkan strategi khas Yamaha, mengutamakan stabilitas performa sambil membangun fondasi teknologi jangka panjang.

Transisi ini bisa menjadi titik balik besar Yamaha, namun mereka memilih untuk tidak terburu-buru.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

Profil Hard Gumay, Paranormal yang Ramalkan Perceraian Andre Taulany

2

3

Bocoran Motor Baru Yamaha, Aerox Turbo?

4

Carlos Pena Sampaikan Permohonan Maaf Kepada Jak Mania Usai Persija Jakarta Takluk Atas Persib Bandung

5

Ingin Jadi Fotografer Handal? Pahami Teknik Pengambilan Gambar Dulu
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg