10 Ancaman Bencana, Warga Kota Cimahi Harus Tingkatkan Kewaspadaan

-

Tidak ada video disisipkan.

CIMAHI, TEROPONGMEDIA.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana. Berdasarkan dokumen Kajian Resiko Bencana Kota Cimahi, terdapat 10 jenis ancaman bencana yang harus diantisipasi.

“BMKG merilis setiap hari untuk antisipasi potensi cuaca ekstrim, termasuk di Kota Cimahi yang harus diwaspadai,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi Fithriandy Kurniawan.

Potensi ancaman tersebut diantaranya banjir, banjir bandang, cuaca ekstrem, potensi Sesar Lembang, hingga gangguan teknologi dan kondisi darurat lainnya.

Dia menyatakan, dampak cuaca ekstrem yang terjadi saat ini berskala luas dan tidak hanya melanda satu wilayah saja.

“BPBD Kota Cimahi terus mengimbau masyarakat agar mengantisipasi potensi bencana, terutama di wilayah yang kerap terdampak hujan dengan intensitas tinggi. Potensinya mulai dari banjir genangan, limpasan dan lain sebagainya untuk tetap siaga,” ungkapnya.

Saat ini, Kota Cimahi masih berstatus Siaga Daerah Geohidrometeorologi. Dalam status tersebut, kesiapan personel, peralatan, serta koordinasi dengan para pemangku kepentingan kebencanaan ditingkatkan.

“Jika diperlukan untuk pengarahan, penanganan, dan distribusi maupun penanggulangan kami bisa lebih siap,” paparnya.

Baca Juga:

Efisiensi Anggaran Kota Cimahi, Ngatiyana: Tetap Semangat

Ngatiyana Sidak SPPG Baros Cimahi, Pastikan Keamanan Pangan Program MBG

Sebaran wilayah rawan bencana di Kota Cimahi hampir merata.

“Hampir di semua 15 kelurahan di Cimahi ada titik rawan bencana,” tambahnya.

BPBD Kota Cimahi turut mencermati rilis BMKG yang menyebut puncak musim hujan tahun 2026 diprediksi terjadi pada Maret. 

“Musim hujan tahun ini puncaknya bulan Maret. Jadi harus siaga dan antisipasi karena tiap wilayah kelurahan ada daerah rawannya,” imbuhnya.

Dalam upaya menekan dampak bencana hidrometeorologi, BPBD Cimahi mengedepankan strategi pengurangan kerentanan dan peningkatan ketangguhan masyarakat.

Selain kesiapan internal, BPBD juga berupaya membangun kesadaran masyarakat agar memahami langkah evakuasi mandiri, terutama di lingkungan keluarga sebagai unit terkecil.

“Tahun ini BPBD Cimahi berencana memasang delapan titik Early Warning System (EWS) untuk pemantauan muka air. Edukasi kebencanaan juga ditingkatkan sebagai upaya mendorong kesiapan masyarakat menjadi kunci utama dalam mengurangi dampak bencana,” tuturnya.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru