672 Mahasiswa Baru POLMAN Bandung Tahun 2025 Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

672 Mahasiswa Baru POLMAN Bandung Tahun 2025 Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
672 Mahasiswa Baru POLMAN Bandung Tahun 2025 Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan (Ist)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bandung Suci mensosialisasikan pentingnya Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan untuk mahasiswa yang akan magang atau Praktek Kerja Lapangan (PKL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan melakukan Openbooth pendaftaran peserta di Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung pada tanggal 08 dan 15 Agustus 2025.

Pada kegiatan tersebut, sebanyak 672 mahasiswa baru Polman Bandung Tahun 2025 didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan kedalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) selama satu tahun kedepan.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci, Moch Faisal menjelaskan berdasarkan Permenaker No 5 tahun 2021 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan Jaminan Hari Tua bagi Kerja praktek KKN dan Magang.

“Implementasi Permenaker No 5 ini sasarannya adalah para mahasiswa dan Rektor Universitas ataupun Politeknik dengan tujuan mereka memahami pentingnya Program BPJS Ketenagakerjaan termasuk untuk para mahasiswa yang akan magang atau melaksanakan PKL di perusahaan,” jelas Faisal.

Baca JugaL

BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jabar Perkuat Komitmen Hadir untuk Pekerja Jawa Barat Lewat Penyerahan Simbolis Manfaat Jaminan Sosial

Kabar Gembira, Peserta BPJS Ketenagakerjaan Tak Perlu Bayar DP Rumah Subsidi

Faisal menyampaikan, mahasiswa magang juga memiliki risiko yang sama dengan tenaga kerja ketika melakukan pekerjaan, oleh sebab itu sangat perlu dilindungi dalam Program BPJS Ketenagakerjaan. Selama kegiatan jika terjadi risiko yang tidak diinginkan akan dijamin baik itu kecelakaan ketika dalam perjalanan menuju perusahaan tempat magang atau kecelakaan kerja Ketika sedang di tempat magang itu sendiri.

Dengan hanya membayar iuran sebesar Rp 16.800/bulan, peserta bisa mendapatkan perlindungan saat magang di sebuah perusahaan dengan manfaat perawatan tanpa batas biaya sesuai dengan kebutuhan medis dan santunan kematian sebesar Rp 42.000.000,-  kepada ahli waris jika terjadi musibah meninggal dunia.

Menurut Faisal, dengan para mahasiswa didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan maka akan memberikan perlindungan, rasa nyaman dan aman baik bagi mahasiswa magang, orang tua, maupun dari pihak kampus itu sendiri.

“Kami berharap seluruh Universitas dan Politeknik serta semua perguruan tinggi yang ada di Kota Bandung agar dapat mendaftarkan para mahasiswanya ke program jaminan sosial Ketenagakerjaan sebelum dikirim ke tempat pelaksanaan praktik kerja lapangan atau magang dan KKN,” tutup Faisal. (TM)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru