BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Akses transportasi di jalur nasional Aceh menuju Sumatera Utara lumpuh total setelah Sungai Lae Soeraya meluap dan menggenangi badan jalan di Gampong Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Selatan, Iptu Irawan, mengatakan banjir yang melanda kawasan tersebut membuat Jalan Nasional Tapaktuan–Medan sama sekali tidak dapat dilalui, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Jalan nasional lumpuh total, tepatnya di Jembatan Ie Mirah, Gampong Ladang Rimba. Tinggi genangan mencapai lebih dari satu meter sehingga tidak bisa dilewati kendaraan apa pun,” ujarnya di Aceh Selatan, dilansir dari Antara, Sabtu (29/11/2025).
Luapan air dengan debit yang terus meningkat menyebabkan ratusan kendaraan dari arah Subulussalam maupun Tapaktuan harus terhenti dan menunggu kondisi membaik. Hingga kini belum dapat dipastikan kapan jalur utama tersebut dapat berfungsi kembali.
Baca Juga:
BPBD: 116 Keluarga Mengungsi Akibat Banjir di Aceh Timur
Banjir dan Longsor Meluas, Padang Pariaman Tetapkan Status Tanggap Darurat
Camat Trumon Tengah, M Nazir, menyebutkan bahwa ketinggian air di badan jalan terus bertambah. Pemerintah kecamatan bersama tim gabungan dari BPBD Aceh Selatan, TNI, dan Polri terus memantau kondisi sekaligus membantu evakuasi warga yang melintas menggunakan perahu karet.
“Kami terus memantau situasi, karena air semakin meningkat. Warga yang terjebak di jalur tersebut mulai dievakuasi,” kata M Nazir.
Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi pengendara yang melintasi wilayah Trumon Tengah. Selain banjir, potensi longsor juga harus diantisipasi mengingat intensitas hujan yang masih tinggi dan debit air Sungai Lae Soeraya yang belum menunjukkan penurunan.
“Kami mengimbau masyarakat berhati-hati karena banjir maupun potensi bencana lainnya masih mungkin terjadi,” ujarnya.
(Budis)










