BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Salah satu kontender kuat di kelas ringan UFC, Arman Tsarukyan, mengungkapkan dirinya siap untuk turun ke kelas bulu untuk menjadi juara di UFC.
Menurut petarung asal Armenia tersebut, setelah Justin Gaethje berhasil meraih sabuk juara interim setelah mengalahkan Paddy Pimblett, akan ada beberapa skenario yang mungkin terjadi.
“Saya pikir akan ada dua skenario. Saya melawan Gaethje di White House atau jika Topuria kembali, itu akan menjadi Gaethje melawan Topuria dan saya melawan siapaun yang mereka (UFC) beri tahu,” ungkapnya dikutip dari The Ariel Helwani Show.
“Ataupun saya yang akan melawan Gaethje dan Topuria akan naik kelas (kelas welter). Jika saya tidak melawan Gaethje atau siapapun, saya akan mencoba untuk mendapatkan gelar di kelas 145 (kelas bulu),” tambahnya.
Tsarukyan menuturkan bahwa ia sudah mempertimbangkan dengan pelatihnya tentang kondisi tubuhnya untuk berkompetisi di kelas bulu, kelasnya petarung asal Australia, Alexander Volkanovski, yang menjadi juara di kelas tersebut.
“Ya, saya sudah bicara kepada pelatih saya. Kita telah memperhitungkan semuanya. Jadi, kesimpulannya tubuh saya mampu untuk pergi ke 145 (kelas bulu)” tuturny.kontender nomor dua di kelas ringan tersebut.
Kontender nomor dua di kelas ringan tersebut berencana jika UFC akan mempertemukan Topuria dengan Gaethje di White House, ia akan meminta kepada UFC agar membiarkannya untuk turun ke kelas bulu.
Baca Juga:
Arman Tsarukyan Meradang, Merasa Dikorbankan UFC Demi Proyek Besar Paddy Pimblett
Ia juga menambahkan bahwa saat ini kelas bulu sedang kehilangan pamornya dan tidak memiliki seorang bintang.
“Dan seperti yang orang-orang lihat di kelas 145 sekarang, tidak ada seorang bintang di sana dan divisi tersebut sedang terpuruk, tidak ada orang-orang yang memberi perhatian kepada divisi tersebut,”
“Ya mungkin ada Volk (Volkanovski), dia adalah juara yang hebat. Tapi sekarang sudah bukan waktunya dia,”
Petarung berumur 29 tahun tersebut juga mengaku bahwa ia akan sementara saja bersaing di divisi tersebut dan akan kembali ke kelas ringan.
“Jika saya berhasil menjadi juara di kelas bulu, saya bisa bertahan untuk beberapa tahun di sana dan kembali naik (ke kelas ringan),” tutupnya.
(Magang_UIN Sunan Gunung Djati Bandung/Wilidzan Nawa Chandra Nugraha)










