BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Petarung UFC asal Rusia, Islam Makhachev, kembali menunjukkan rasa percaya dirinya yang tinggi. Belum juga naik ke oktagon melawan Jack Della Maddalena (JDM) di ajang UFC 322, Makhachev sudah sesumbar ingin menghadapi Ilia Topuria, juara baru kelas ringan yang tengah naik daun.
Makhachev saat ini tengah bersiap menantang JDM di Madison Square Garden, New York, pada 16 November 2025. Laga tersebut akan menjadi debutnya di kelas welter sekaligus kesempatan untuk meraih sabuk juara di divisi kedua. Namun alih-alih fokus pada lawan di depan mata, Makhachev justru mulai bicara tentang duel berikutnya.
“Saya sudah tahu siapa yang ingin saya lawan setelah ini. (Ilia) Topuria bilang ingin bertemu saya. Kalau dia benar-benar berani naik ke kelas welter, saya akan tunjukkan siapa raja sejati UFC,” ujar Makhachev dengan nada menantang kepada ESPN, dikutip Selasa (28/10/2025).
Baca Juga:
UFC 322 Jack Della Maddalena vs Islam Makhachev, Robert Whittaker: Islam Bisa Kehilangan Segalanya
Ucapan itu memperlihatkan betapa percaya dirinya Makhachev dalam menghadapi masa depan. Ia bahkan menyinggung kemungkinan duel spektakuler melawan Topuria digelar di Gedung Putih, seolah yakin pertarungan mereka bakal menjadi momen bersejarah.
“Dia ingin bertarung di White House, dan saya juga ingin berada di sana. UFC pasti suka dengan ide itu. Tidak ada pertarungan yang lebih besar dari Makhachev vs Topuria,” lanjutnya.
Sementara itu, JDM bukan lawan mudah. Petarung asal Australia tersebut baru saja mengalahkan Belal Muhammad untuk merebut sabuk kelas welter dan kini akan mempertahankannya untuk pertama kali melawan Makhachev.
Namun, bagi sang juara asal Dagestan, misi utama tampaknya lebih dari sekadar menang, ia ingin membuktikan bahwa dirinya pantas menyandang status petarung pound-for-pound terbaik di dunia.
Di sisi lain, Ilia Topuria tampaknya tidak gentar. Juara kelas ringan berdarah Spanyol-Georgia itu telah lama mengincar Makhachev dan berjanji siap naik ke kelas welter demi mewujudkan duel besar tersebut.
Belum ada konfirmasi resmi dari UFC, namun rumor terus menguat. Bahkan, mantan Presiden AS Donald Trump dikabarkan sudah menyinggung tanggal potensial duel megah itu, yaitu 14 Juni 2026.
Jika benar terwujud, pertarungan antara Makhachev vs Topuria bakal menjadi laga impian yang mempertemukan dua juara muda paling garang dalam sejarah UFC modern, duel gengsi, ego, dan pembuktian siapa raja sejati oktagon.
(Budis)











