BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Aryna Sabalenka kembali menegaskan dominasinya di Australia. Petenis peringkat satu dunia itu sukses mempertahankan gelar Brisbane International 2026 setelah menaklukkan Marta Kostyuk dalam dua set langsung pada partai final.
Sabalenka tampil perkasa saat membungkam petenis asal Ukraina tersebut dengan skor 6-4, 6-3, sekaligus memastikan gelar keduanya secara beruntun di Brisbane.
Gelar ini menjadi trofi kelima Sabalenka di Australia dan gelar ke-22 sepanjang karier profesionalnya. Pencapaian tersebut membuatnya melampaui rekan senegaranya, Victoria Azarenka, sebagai petenis putri aktif dengan koleksi gelar terbanyak ketiga, hanya kalah dari Venus Williams dan Iga Swiatek.
“Saya ingin memulai dengan memberi selamat kepada Marta dan timnya untuk awal musim yang luar biasa,” ujar Sabalenka , dikutip Senin (12/1/2026).
“Saya berharap kita bisa bertemu lagi di lebih banyak final dan menampilkan tenis yang epik,” lanjutnya.
Kedua petenis memang menunjukkan performa level tinggi sepanjang turnamen. Sabalenka melaju ke final setelah menyingkirkan Madison Keys dan Karolina Muchova, sementara Kostyuk tampil impresif dengan menumbangkan tiga petenis 10 besar dunia, Amanda Anisimova, Mirra Andreeva, dan Jessica Pegula sebelum akhirnya terhenti di partai puncak.
Sayangnya, hasil tersebut belum cukup untuk mengantarkan Kostyuk meraih gelar pertamanya sejak musim 2023.
Baca Juga:
Aryna Sabalenka Tumbangkan Cori Gauff, Lolos ke Semifinal WTA Finals 2025
Pada set pertama, Sabalenka langsung tancap gas dengan keunggulan 2-0. Kostyuk sempat bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 3-3, namun konsistensi Sabalenka kembali berbicara. Ia memanfaatkan peluang di game kesepuluh untuk mematahkan servis lawan dan menutup set pertama dengan catatan sempurna, memenangkan 100 persen poin dari servis pertamanya.
Memasuki set kedua, juara US Open 2025 itu semakin menunjukkan kelasnya. Sabalenka kembali unggul cepat 3-0 dan tak memberi ruang bagi Kostyuk untuk mengembangkan permainan. Tanpa perlawanan berarti, ia memastikan kemenangan straight set dan naik podium juara.
Meski servisnya belum sepenuhnya sempurna, Sabalenka tetap efektif dengan memenangkan 81 persen poin dari servis pertama. Ia hanya menghadapi tiga break point dan mampu mengamankan dua di antaranya, sekaligus mengonversi tiga dari delapan peluang break point yang ia ciptakan.
Dengan mengamankan gelar pertama di musim 2026, Sabalenka kini mengalihkan fokus ke Australian Open. Berstatus unggulan pertama, ia akan memburu gelar Grand Slam ketiganya di Melbourne.








