JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengutarakan apresiasinya terhadap Executive Chairman B-Universe, Enggartiasto Lukita, atas kontribusinya dalam membimbing kariernya hingga melejit menjadi Menteri ESDM.
Ia membagikan kisah hubungannya dengan Enggatiasto saat masih menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), ia telah berteman dengan Enggartiasto yang saat itu menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada periode 2016–2019.
“Ini menteri senior,” ujar Bahlil ketika menjadi pembicara di forum Investor Daily Summit 2025 bertema “New Economic Order” yang diselenggarakan oleh B-Universe di Assembly Hall, Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Kamis (9/10/2025).
BACA JUGA:
Prabowo Ungkap Negara Rugi Akibat Tambang Ilegal, Netizen Salfok dengan Gestur Bahlil!
Polemik Beda Harga Gas LPG 3 Kg Purbaya vs Bahlil, Mana yang Akurat?
Di depan Enggartiasto dan para peserta yang hadir, Bahlil mengungkapkan bahwa pria yang akrab disapa Enggar itu memiliki peran penting dalam mendukung karier semasa masih memimpin HIPMI.
“Banyak juga peluang dikasih waktu itu, kalau enggak peluang dikasih, saya belum tentu bisa jadi menteri, karena salah satu yang membina saya itu Pak Enggar,” ungkap Bahlil, yang langsung disambut tepuk tangan para hadirin.
Bahlil juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Enggartiasto dan B-Universe atas undangan untuk berbicara di Investor Daily Summit 2025. Ia menuturkan bahwa awalnya diminta membahas isu seputar energi, namun kemudian materi presentasinya diperluas agar turut mengulas mengenai mineral dan batubara (minerba).
Meski topiknya bertambah, Bahlil menyatakan kesiapannya. Ia pun memulai pidatonya dengan menyinggung situasi global yang dinilai sedang tidak stabil.
“Geopolitik, geoekonomi dalam kondisi yang tidak stabil,” ujarnya.
Menurutnya, konflik masih melanda sejumlah kawasan dunia dan perang dagang antarnegara belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Dalam konteks tersebut, Bahlil menekankan pentingnya upaya Indonesia dalam menjaga ketahanan energi nasional agar tetap stabil di tengah tekanan global.
(Saepul)











