Bantah Menkeu Purbaya, Dedi Mulyadi Datangi BI: Tak Ada Deposito Rp 4,1 Triliun!

purbaya dedi mulyadi
Ilustrasi. (Xinsightpolitica)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulayadi telah menerima penjelasan Bank Indonesia (BI) terkait keterangan Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa yang menyebut ada uang mengendap sebesar Rp 4,1 triliun milik Pemerintah Provinsi Jabar di BI.

Dedi Mulyadi menyatakan, bahwa uang Rp 4,1 triliun yang disebut dana mengendap itu adalah kas daerah dan deposito Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang digunakan untuk keperluan operasional.

“Tidak ada uang 4,1 triliun yang deposito. Yang ada adalah pelaporan keuangan per 30 September, di mana dana kas daerah dalam bentuk giro sebesar 3,8 triliun. Sisanya dalam bentuk deposito BLUD di luar kas daerah yang menjadi kewenangan masing-masing BLUD,” kata Dedi dalam video berdurasi dua menit, melansir Liputan6, rabu (23/10/2025).

Ia menjelaskan bahwa dana tersebut telah digunakan untuk berbagai kebutuhan pemerintahan, termasuk pembayaran proyek pembangunan, gaji pegawai, perjalanan dinas, listrik, air, hingga upah tenaga outsourcing.

“Jadi uang yang diendapkan itu tidak ada. Yang 3,8 triliun itu sudah dipakai,” tegas Dedi.

Video lain memperlihatkan percakapan Dedi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman. Dalam percakapan itu, Dedi meminta Herman untuk jujur soal jumlah dana kas daerah per 15 Oktober 2025.

“Bapak harus jujur sama saya, tanggal 15 Oktober uang kita ada berapa?,” tanya Dedi.

Herman menjawab, “Rp2,62 triliun, Pak, semuanya di Bank Jabar,” kata Herman.

Baca Juga:

Dedi Mulyadi Tantang Purbaya Buka Data Soal Dana Jabar Mengendap Rp4.1 T

CEK FAKTA: Menteri Keuangan Purbaya Sebut Harga Asli Pertalite Rp 4.000

Dedi Mulyadi menyatakan bakal menindak tegas segala bentuk kebohongan dalam pelaporan keuangan. Dia berjanji mencopot Herman jika terbukti berbohong soal dana tersebut.

“Kalau nanti di BI ternyata ada uang Rp4,1 triliun, berarti Bapak berbohong sama saya dan pada rakyat Jabar. Konsekuensinya, Bapak saya berhentikan,” ujar Dedi.

Herman pun merespons, “Siap, Pak. Sebelum Bapak berhentikan, saya siap mengundurkan diri,” ujar Herman.

Kabar dana mengendap ini mencuat setelah Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan dana pemerintah daerah yang belum terserap di perbankan mencapai Rp234 triliun secara nasional. Salah satunya milik Pemprov Jabar dengan nilai sekitar Rp 4,1 triliun.

Namun, Dedi membantah klaim tersebut. Menurutnya, data yang disampaikan Kemenkeu tidak sesuai dengan kondisi riil keuangan daerah. “Dana kas daerah kami per 15 Oktober hanya sekitar Rp2,4 triliun dan semuanya untuk pembiayaan pembangunan. Tidak ada dana mengendap untuk diambil bunganya,” ujarnya.

Dedi menegaskan Pemprov Jabar berkomitmen untuk mengelola keuangan daerah secara transparan dan akuntabel. Dia juga berencana memaparkan langsung pengelolaan keuangan daerah ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai bentuk klarifikasi resmi.

“Kami akan ke Kemendagri untuk menjelaskan pengelolaan keuangan daerah Jawa Barat, sekaligus memastikan tidak ada dana yang disimpan untuk kepentingan lain,” tutup Dedi.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru