Bima Arya: WFH ASN Bukan Sekadar Efisiensi, Tapi Arah Baru Budaya Kerja

Wali Kota Depok
Wamendagri Bima Arya (Instagram @kemendagri)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) tidak hanya soal penghematan anggaran, tetapi juga bagian dari transformasi besar dalam tata kelola pemerintahan.

Menurut Bima, penerapan WFH diarahkan untuk membentuk birokrasi yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.

“Prinsip efisiensi ini bukan hanya sekadar soal kita supaya tidak tergantung kepada pasokan BBM internasional, tetapi juga ada transformasi budaya kerja baru,” ujarnya.

Hal tersebut disampaikan usai meninjau langsung pelaksanaan WFH di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi. Ia mengapresiasi kesiapan sistem yang telah berjalan, dengan tingkat partisipasi ASN mencapai sekitar 40 persen.

Bima juga mendorong pemerintah daerah untuk menghitung dampak efisiensi secara konkret, terutama dari penghematan penggunaan bahan bakar, listrik, dan air.

Baca Juga:

Mendagri Terbitkan SE WFH ASN Pemda, Ini Penjelasannya

Lebih jauh, ia menekankan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas harga energi agar tidak membebani masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah.

“Bagi Presiden, keberpihakan kepada warga terutama kelas menengah ke bawah itu sangat penting untuk dijaga,” tegasnya.

Meski demikian, ia memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal. Sektor-sektor vital seperti pemadam kebakaran, dinas lingkungan hidup, dan sumber daya air tetap beroperasi penuh, sementara layanan lain seperti kecamatan dan perizinan tetap berjalan dengan pembatasan kehadiran pegawai maksimal 50 persen.

Untuk menjaga disiplin ASN selama WFH, pemerintah menerapkan sistem pengawasan digital, termasuk pelaporan kinerja dan pemantauan lokasi. Sanksi juga disiapkan bagi pegawai yang tidak menjalankan tugas sesuai ketentuan.

Selain itu, Bima turut mengapresiasi inisiatif penggunaan transportasi umum dan sepeda oleh ASN. Ia berharap ke depan pengembangan transportasi publik berbasis kendaraan listrik dapat semakin diperluas.

“Kalau transportasi publik berbasis kendaraan listrik diperkuat, dampaknya akan jauh lebih signifikan bagi efisiensi energi nasional,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru