Bobibos Mulai Dilirik Pemerintah, Lolos Uji Lemigas dan Hak Paten Merek!

bobibos
Ilustrasi. (dok. Amikom)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDI.ID — Anggota DPR sekaligus penggagas bahan bakar alternatif Bobibos, Mulyadi menegaskan, bahwa Bobibos telah melewati rangkaian pengujian sebelum diperkenalkan kepada publik, termasuk uji laboratorium resmi di lembaga pengujian di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Lemigas.

Hasil Lemigas Jadi Dasar Kelayakan

Mulyadi mnyatakan, laporan uji mutu Bobibos telah rampung pada 6 Oktober 2025 dan ditandatangani pejabat Lemigas. Hasil tersebut memastikan telah memenuhi parameter dasar yang berlaku untuk kualitas bahan bakar.

“Dokumen laboratoriumnya sudah ada, lengkap dengan pengesahan pejabat Lemigas,” kata Mulyadi, Rabu (19/20/2025).

Ia menjelaskan bahwa hasil pengujian menjadi pondasi bagi langkah selanjutnya, yaitu memperluas kajian dan menyiapkan tahap penggunaan lebih luas bersama pihak terkait.

Sudah Kantongi Hak Paten Merek

Selain uji teknis, Bobibos juga telah memiliki payung hukum berupa hak paten merek dari Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (Dirjen HAKI) Kemenkumham.

Bagi Mulyadi, legalitas ini penting agar inovasi energi tersebut memiliki perlindungan dan legitimasi yang jelas di tingkat nasional.

Peluncuran pertama Bobibos dilakukan di daerah kelahirannya, sebuah keputusan yang menurut Mulyadi sangat personal. Ia menyampaikan bahwa kondisi masyarakat di daerah pemilihannya menggambarkan betapa kebutuhan energi alternatif semakin mendesak.

“Saya paham betul problem energi masyarakat di sini. Karena itu uji coba pertama saya lakukan di kampung sendiri,” ungkapnya.

Saat ini, timnya tengah melakukan pemetaan kebutuhan produksi dan distribusi Bobibos untuk mengetahui seberapa besar kapasitas yang harus disiapkan.

Baca Juga:

BOBIBOS, Bahan Bakar Merah Putih Ramah Lingkungan Karya Anak Bangsa

Menarik Perhatian Kementerian dan Lembaga

Inovasi ini mendapat respons luas dari berbagai kementerian dan lembaga. Beberapa pejabat tinggi disebut telah mengundang Mulyadi untuk menjelaskan konsep Bobibos secara langsung.

“Saya sudah dipanggil menteri Bappenas, berdiskusi dengan penasihat presiden, dan menyampaikan paparan di Danantara bersama direksi Pertamina,” katanya.

Ia juga meyakini bahwa Presiden telah mengetahui keberadaan Bobibos, namun pemerintah masih memerlukan kajian mendalam sebelum mengambil langkah strategis.

Belajar dari Kasus Blue Energy

Mulyadi memahami kehati-hatian pemerintah, mengingat sejarah inovasi energi masa lalu seperti “blue energy” yang tak terbukti secara ilmiah. Karena itu, ia mendorong kolaborasi terbuka dengan akademisi, lembaga riset, dan institusi negara agar Bobibos bisa diuji secara objektif.

“Kita harus hati-hati, jangan sampai terulang. Saya ingin semua diuji terbuka,” ucapnya.

Menurutnya, keterlibatan publik dan lembaga ilmiah akan menjadi pijakan kuat untuk memastikan apakah Bobibos layak digunakan secara luas sebagai alternatif energi masa depan.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru