JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Perayaan Hari Raya Nyepi pada 19 Maret 2026 akan dipusatkan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan pawai ogoh-ogoh serta pemasangan penjor di area tersebut.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengatakan bahwa pemasangan penjor di Bundaran HI menjadi bagian dari upaya menghadirkan suasana perayaan yang inklusif di ruang publik ibu kota.
Ia menegaskan seluruh agama harus diperlakukan secara setara di Jakarta. Menurutnya, sebagai gubernur, dirinya bertanggung jawab untuk memastikan setiap hari besar keagamaan dapat dirayakan dengan layak.
Mulai dari Natal, Imlek, Ramadhan, Idul Fitri, hingga Nyepi, seluruhnya diharapkan dapat menjadi bagian dari dinamika kebudayaan Jakarta.
Empat Klaster Perayaan Nyepi
Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menjelaskan rangkaian Nyepi 2026 akan terbagi dalam empat klaster utama:
- Kegiatan keagamaan
Melasti, Tawur Agung Kesanga, Nyepi, dan Ngembak Geni. - Kegiatan sosial dan kemasyarakatan
Bakti sosial, donor darah, dan pengobatan gratis. - Festival budaya dan pendidikan
Termasuk parade ogoh-ogoh serta kegiatan literasi keuangan dan UMKM. - Dharma Santi
Ajang silaturahmi pasca-Nyepi.
Lokasi dan Jadwal Rangkaian Kegiatan
Seluruh kegiatan akan digelar di sejumlah titik di Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat.
1. Melasti
Upacara Melasti dijadwalkan berlangsung pada 15 Maret 2026 di Pura Segara dan akan diikuti umat Hindu se-DKI Jakarta.
2. Tawur Agung Kesanga
Dilaksanakan pada 18 Maret 2026 di Pura Aditya Jaya.
3. Pawai Ogoh-ogoh dan Penjor
Dipusatkan di Bundaran HI pada 19 Maret 2026.
Baca Juga:
Asyik! THR ASN Cair Awal Maret 2026
Wartawan Dianiaya Ketua KDMP di Tasikmalaya, Diduga Keberatan Soal Pemberitaan
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga memperkuat citra Jakarta sebagai kota yang toleran dan berbudaya.
Penggunaan ruang publik seperti Bundaran HI untuk perayaan hari besar keagamaan dinilai sebagai simbol keterbukaan serta keberagaman yang hidup bermasyarakat.











